Industri Otomotif

Kemenperin Fasilitasi IKM Otomotif dengan Industri Besar

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 11 Dec 2017 15:34 WIB
industri otomotif
Kemenperin Fasilitasi IKM Otomotif dengan Industri Besar
Kegiatan Link and Match komponen otomotif dengan para supplier APM. medcom.id/M. Bagus Rachmanto

Jakarta: Sebanyak 70 Industri Kecil dan Menengah (IKM) komponen otomotif di Pulau Jawa ikut serta dalam kegiatan Link and Match komponen otomotif dengan para supplier agen pemegang merek (APM), di kantor Kementerian Perinduattrian, Jakarta.

Dalam kegiatan ini, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, strategi kemitraan merupakan salah satu upaya efektif untuk membangun IKM yang mandiri.

"Dalam kemitraan ini IKM dapat memperoleh kepastian pasar, kepastian pasokan bahan baku serta mengharuskan IKM melakukan perbaikan kualitas dan kuantitas, sistem manajemen, peningkatan SDM, akses informasi, teknologi, perizinan dan hal lainnya sesuai dengan permintaan mereka," kata Airlangga kepada medcom.id di Jakarta, Senin (11/12/2017).

Saat ini diketahui terdapat 416 sentra IKM komponen otomotif yang tersebar di Kabupaten Tegal, Kabupatem Klaten, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Juwana, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sukabumi, dan Bandung. Sementara tercatat 123 IKM yang tergabung dalam Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif (PIKKO).

Dierektur Jenderal (Dirjen) IKM, Gati Wibawaningsih mengatakan, angka produksi dan penjualan kendaraan bermotor menjadi cerminan potensi pasar suku cadang, aksesoris, dan perlengkapan mobil dan motor.

Oleh karena itu, kebutuhan sektor otomotif yang besar menjadi pelung IKM untuk dapat menciptakan produk dalam rangka memenuhi kebutuhan pasar komponen otomotif, baik OEM maupun aftermarket.

"IKM komponen otomotif tentunya merupakan salah satu mata rantai dalam siklus bisnis industri otomotif. Sinergi yang baik antara industri besar dengan IKM komponem otomotif  akan mendorong perkembangan industri otomotif dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," kata Ganti, di acara yang sama.


(UDA)