Teknologi Kunci Mobil (Bag. 1)

Bosch Kenalkan Kunci Mobil Terintegrasi Gawai

Ahmad Garuda    •    Rabu, 20 Sep 2017 18:28 WIB
teknologi otomotif
Bosch Kenalkan Kunci Mobil Terintegrasi Gawai
Bosch perkenalkan kunci mobil yang terintegrasi dengan handphone. Bosch

Metrotvnews.com, Jerman: Ketika perusahaan otomotif ternama dunia BMW sedang meriset kunci mobil yang terintegrasi dengan gawai atau handphone, Bosch malah sudah memperkenalkannya. Perusahaan komponen otomotif besar dunia asal Jerman itu, memang jagonya soal komponen otomotif.

“Sistem digital untuk akses kendaraan perfectly keyless dari Bosch, membuat pengemudi tak perlu lagi menggunakan kunci mobil tradisional. Sistem ini menjadi contoh yang bagus dari mobilitas terhubung bebas stres,” ujar Presiden Divisi Bosch Automotive Electronics, Harald Kröger.

Cara kerja sistem kunci yang terkoneksi dengan gawai itu, adalah ketika pengemudi mendekati mobilnya, sensor kendaraan akan mengenali smartphone mereka. “Begitu identifikasi berhasil, mobil akan langsung terbuka tanpa perlu menggunakan kunci fisik. Kunci fisik juga tidak dibutuhkan untuk menghidupkan mesin atau mengunci pintu mobil di akhir perjalanan.”

Pemilik kendaraan juga bisa menggunakan sebuah aplikasi untuk memberikan izin kepada pengemudi lain yang akan menggunakan kendaraan mereka. Melalui proses aman yang terlindungi dari akses tak sah, kunci virtual tambahan kemudian akan dikirim via cloud ke smartphone lain. Ini memungkinkan penyedia layanan mobil berbagi dan operator armada kendaraan untuk mengelola akses serta kunci secara fleksibel.

Untuk menggunakannya, pengemudi tinggal mengunduh sebuah aplikasi ke smartphone, dan menghubungkan mobil mereka ke aplikasi tersebut. Setelah itu, smartphone akan memberikan kunci keamanan sekali pakai yang sesuai dengan pengunci digital dari masing-masing kendaraan.

Perfectly Keyless menggunakan koneksi nirkabel ke sensor yang terdapat di mobil untuk mengetahui seberapa jauh smartphone berada. Juga mengidentifikasi kunci keamanan. Begitu jarak antara pengemudi dan kendaraan kurang dari dua meter, pintu mobil langsung terbuka. Kerepotan mencari kunci pun tak perlu terjadi lagi.

Apabila pengunci kendaraan telah dibuka, pengaturan individu yang sudah ditentukan sebelumnya, seperti sudut spion dan posisi bangku kemudi, segera diaktifkan. Dan jika perfectly keyless mendeteksi smartphone di dalam mobil, sebuah sentuhan di tombol start-stop sudah dapat menghidupkan mesin.

Saat pengemudi keluar dari mobil di akhir perjalanan, sistem terus mengawasi keberadaan ponsel secara virtual. Ketika pengemudi dan ponselnya sudah beranjak 2 meter lebih dari kendaraan, secara otomatis mobil akan terkunci. Sistem kemudian mengirimkan pemberitahuan ke smartphone pengemudi.


(UDA)