Mobil Edisi Khusus

LaFerrari ke-500 Dilelang 3 Desember

M. Bagus Rachmanto    •    Rabu, 30 Nov 2016 20:56 WIB
ferrarigempa italia
LaFerrari ke-500 Dilelang 3 Desember
Ferrari LaFerrari (Motortrend/Ferrari)

Metrotvnews.com: Pada mulanya Ferrari berniat hanya membuat 499 unit LaFerrari untuk seluruh dunia. Tetapi gempa bumi yang akhir Agustus lalu memporakporandakan sebagian wilayah tengah Italia, membuyarkannya.

Para petinggi Ferrari SpA memutuskan membangun satu unit lagi hypercar tersebut. Unit terakhir tersebut Ferrari bangun bukan demi memenuhi pesanan  pelanggan kaya rayanya. Melainkan dilelang demi membantu pembangunan kembali daerah terdampak gempa.

Baca: Kumpulan berita gempa Italia

"Ini merupakan partisipasi kecil dari kami bagi rekontruksi pasca-bencana," kata CEO Ferrari, Sergio Marchionne, di Maranello sebagaimana dikutip motortrend.com (30/11/2016).

Lelang akan digelar balai lelang Sotheby dalam ajang Ferrari Finali Mondiali di sirkuit Daytona International Speedway, California, Amerika Serikat, pada 3 Desember 2016. Hasil 'partisipasi kecil' senilai minimal USD 1,5 juta tersebut disalurkan melalui National Italian-American Foundation's Earthquake Relief Fund.

Sebagai yang terakhir, LaFerrari ke-500 ini tampilannya tidak banyak berbeda dibandingkan 499 unit lainnya. Ekteriornya tetap berwarna merah khas Ferrari dengan interior hitam mewah. Sumber 949 daya kuda yang melesatnya juga masih mesin V-12 hybrid.

"Bedanya unit terakhir LaFerrari yang super eksklusif ini disertai plakat dan sertifikat khusus bahwa pemiliknya telah membantu kegiatan amal," ujar Marchionne.



Epicentrum gempa bumi berkekuatan 6,2 SR pada 24 Agutus 2016 itu berada di kedalaman 9,6 km di cekungan Laut Tyrrhenian. The Italian Earthquake Institute (INGV) melaporkan ada 60 kali gempa susulan dengan kekuatan hingga 5,5 SR terjadi setelahnya. Jumlah korban jiwa hampir 300 orang warga Accumoli, Amatrice, Posta dan Arquata del Tronto.

Baca: Gempa mematikan di Italia

Gempa bumi dipicu pergerakan lempeng Afrika ke bawah lempeng Eurasian. Pertemuan dua lempeng tektonik tersebut pada jutaan tahum silam membentuk Pegunungan Apennine.

Area terimbas gempa terbaru di Italia mirip dengan guncangan serupa di masa lalu, termasuk gempa 6,3 SR di kota L'Aquila. Gempa pada 2009 itu memakan sedikitnya 295 korban jiwa, melukai lebih dari seribu orang dan membuat 55 ribu warga kehilangan tempat tinggal.
 


(LHE)