Teknologi Otomotif

Nissan Futures, Gali Potensi Elektrifikasi Otomotif Asia & Oceania

Ahmad Garuda    •    Selasa, 06 Feb 2018 06:43 WIB
nissan
Nissan Futures, Gali Potensi Elektrifikasi Otomotif Asia & Oceania
Nissan Futures, satukan ide untuk membahas percepatan elektrifikasi kendaraan di kawasan Asia dan Oceania. CarMagazine

Singapura: Brand otomotif NIssan, rupanya tidak main-main menghadirkan teknologi mobil ramah lingkungan yang mereka punyai. Untuk wilayah Asia dan Oceania, mereka bahkan sudah melakukan pembahasan mengenai hal tersebut. Dalam gelaran khusus Nissan Futures, ragam elemen bersatu membahas teknologi ramah lingkungan.

Dalam diskusi khusus tersebut, terdapat perwakilan pemerintah, pemimpin industri dan jurnalis dari ragam negara yang punya potensi sama di kawasan Asia dan Oceania, akan berkumpul di Singapura. Tema yang akan dibahas adalah masa depan mobilitas di kawasan yang sedang berkembang pesat, Asia & Oceania, pada kegiatan Nissan Futures yang akan dimulai pada 5 Februari.

Tema besar yang mereka fokuskan kali ini adalah 'Masa Depan Mobilitas – Lebih Jauh Mengenai Elektrifikasi'. Diskusi akan dipusatkan terhadap bagaimana solusi mobilitas baru dapat mengatasi beragam tantangan dunia, seperti polusi udara, urbanisasi dan kemacetan.

Nissan memiliki posisi yang kuat untuk membantu memperluas mobilitas di wilayah ini dengan memperkenalkan lebih banyak upaya-upaya elektrifikasi, mobil-mobil otonom dan konektivitas luas melalui Nissan Intelligent Mobility. Tujuannya tentu agar mobil masa depan ditenagai, dikendarai dan terkoneksi dengan lingkungan sekitarnya.

“Nissan berkomitmen untuk menghadirkan solusi mobilitas yang lebih cerdas, aman dan berkelanjutan untuk masa depan,” ujar Nissan RegionalSenior Vice President, Yutaka Sanada.

“Akan tetapi, kami tidak dapat menggapai masa depan mobilitas tanpa melibatkan pihak lain. Pertukaran informasi antara pemangku kepentingan publik dan swasta – seperti yang berlangsung di Nissan Futures, membantu menciptakan pemahaman bersama atas jalan yang harus kita lalui danmembina kolaborasi.”

Dalam Nissan Futures yang bakal berlangsung mulai Selasa (6/2/2018) di Singapura, mereka bekerja sama dengan Frost & Sullivan mengungkap potensi hingga ragam tantangan masa depan kendaraan listrik di Asia Tenggara. Penelitian yang dilakukan terhadap konsumen itu, berlangsung di Indonesia, Singapura, Thailand, Malaysia, Vietnam dan Filipina.

Frost & Sullivan bahkan siap mengungkap permintaan mobil listrik yang ada saat ini, serta hal-hal yang menjadi pendorong atau pertimbangan bagi konsumen untuk membeli kendaraan listrik.


(UDA)