Tips Knowledge

Engine Mounting Rusak, Getaran Mesin Bisa Masuk Kabin

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 30 Jul 2018 10:22 WIB
tips knowledge
<i>Engine Mounting</i> Rusak, Getaran Mesin Bisa Masuk Kabin
Engine mounting rusak dapat menganggu kenyamanan berkendara. Mobil

Jakarta: Engine mounting mobil adalah komponen yang terbuat dari bahan karet, yang berfungsi sebagai dudukan mesin ke sasis. Komponen ini bertugas meredam getaran mesin ke bodi serta menjaga keseimbangan mesin.

Komponen ini juga bisa digolongkan ke dalam fitur kenyamanan mobil. Di sebuah mobil, biasanya terdapat dua sampai empat buah engine mounting. Sementara untuk mobil dengan mesin berpenggerak roda belakang biasanya terdapat dua buah.

Mesin yang sedang bekerja akan bergetar/goyang. Terlebih ketika mobil sedang berakselarasi ataupun deselarasi. "Engine mounting inilah yang bertugas meredam guncangan. Jika engine mounting rusak, pasti akan mengganggu kenyamanan berkendara," ucap Fahmi, owner bengkel mobil Fahmi Jaya Motor kepada Medcom.id di Bekasi, beberapa waktu lalu.

Menurut Fahmi, engine mounting termasuk ke dalam komponen jenis slow moving, untuk itu tak boleh dibiarkan rusak terlalu lama. Sebab, kondisi itu bisa merusak komponen yang lain. Biasanya menyerang bagian as roda. Lalu pipa knalpot bisa pecah akibat tertindih mesin. 

Ada beberapa ciri-ciri untuk mengenali engine mounting yang rusak. "Biasanya akan terdengar bunyi 'gluduk' saat mesin dihidupkan. Itu akibat guncangan mesin karena karet engine mounting telah rusak dan tidak berfungsi lagi," kata Fahmi.

Untuk mencegah kerusakan yang lebih besar, Anda disarankan untuk melakukan pengecekan berkala dan mengganti engine mounting setiap 50 ribu-60 ribu kilometer.


(UDA)