Industri Otomotif

Datsun Siapkan Serangan Balik di 2017

Ekawan Raharja    •    Rabu, 17 May 2017 18:20 WIB
datsun
Datsun Siapkan Serangan Balik di 2017
Datsun kembali memasang target 20.000 sepanjang fiskal 2017. MTVN/Ekawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Eksistensi Datsun di Indonesia terus diuji. terlebih mereka baru saja melewati masa yang sulit, baik secara perhitungan periode 2016 maupun fiskal 2016.

Membedah performa penjualan saudara Nissan sepanjang 2016 ini, mereka berhasil membukukan penjualan 25.483 unit. Namun perlu dicatat, penjualan mereka sejak September 2016 hingga Februari 2017 tidak lagi tembus 1.000 unit per bulan.

Kemudian menilik tahun fiskal 2016, periode April 2016 hingga Maret 2017, hanya mencatatkan 19.520 unit. Performa ini di bawah target yang sudah di tetapkan, yakni 20 ribu unit sepanjang fiskal 2016.

Head of Datsun Indonesia, Indri Hadiwidjaja, mengakui bahwa pasar low cost green car (LCGC) semakin ketat. Terlebih sebelumnya Datsun Go+ Panca berkapasitas tujuh penumpang, akhirnya mendapatkan lawan dari Toyota Calya dan Daihatsu Sigra.

"Pertumbuhan market LCGC memang ada peningkatan tapi peningkatan ini karena adanya dua pemain ini (Calya dan Sigra), bukan karena ada segmen lain yang bergeser atau ada perkembangan dari pasar. Total industri volumenya masih sama yakni satu juta unit. Ada bagian dari market kita yang keambil, ada juga yang dari market lain juga," jelasnya beberapa waktu lalu.

Meski demikian, waktu terus melaju dan periode fiskal 2017 sudah di mulai. Saudara dari Nissan ini kembali menargetkan 20 ribu unit mobil terjual di periode fiskal 2017.

Lantas bagaimana Datsun mencapai targetnya tersebut di tengah tekanan para penguasa pasar seperti Toyota, Honda, dan Daihatsu?

"Terus terang kami sekarang masih fokus terhadap aksesnya dulu, karena untuk first time new car buyer. Mereka untuk membeli mobil bisa menghabiskan tabungan yang cukup besar. Jadi sales finance itu bentuk cicilan atau down payment (DP) menjadi senjata kita untuk bisa bersaing dalam segmen ini," lanjut wanita energik tersebut.

Tidak cuma sampai disitu saja, Datsun Indonesia juga menjanjikan akan melengkapi seluruh lini produk mereka dengan transmisi otomatis. Mengingat hingga saat ini geng Cawang, Jakarta, tersebut tidak memiliki varian dengan transmisi otomatis. Sedangkan seluruh kompetitor mereka sudah membekali dengan transmisi otomatis.

"Detail spesifikasinya saya tidak bisa kasih tahu, tapi intinya kami yakin dengan varian otomatis dan juga dengan fitu-fitur kita akan menjadi perbaikan yang cukup besar. Menurut saya ini akan menjadi come back Datsun sebagai pemain kunci di LCGC," ucapnya serius.

Sebagai strategi kunci untuk kembali melakukan serangan balik, Datsun Indonesia akan meluncurkan satu model baru. Kemungkinan besar model yang dimaksud adalah Go-Cross yang sudah diperkenalkan sebagai mobil konsep di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017. Mantan Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia, Antonio Zara, pernah berucap bahwa Go-cross akan menjadi model terbaru Datsun Indonesia.

"Intinya saya belum bisa membocorkan secara detail, tapi saya yakin Datsun akan menjadi pioner dalam segala hal. Persiapan kira-kira sudah 80 persen, tahun ini," beber Indri.

Menarik untuk menyaksikan sepak terjang Datsun di 2017. Sanggupkah Datsun bersaing di tengah tekanan hegemoni para pemimpin pasar otomotif Indonesia?


(UDA)