Klub dan Komunitas

POC Indonesia Kini Diakui Kemenkumham

Ekawan Raharja    •    Minggu, 15 Jul 2018 14:23 WIB
klub mobil
POC Indonesia Kini Diakui Kemenkumham
POC Indonesia kini memiliki 225 member. Medcom.id/Ekawan Raharja

Jakarta: Pajero Owners Community (POC) Indonesia kini mendeklarasikan diri. Komunitas ini merupakan lanjutan dari Pajero Owners Community namun dengan legalitas yang lebih kuat.

Wakil Seketaris Jendral POC Indonesia, Erix Dhany Sanggaya, menjelaskan acara yang berlangsung pada Sabtu (14/7/2018) di Abuella HQ Cafe, BSD City, Tangerang Selatan adalah bentuk deklarasi POC Indonesia. Sekaligus menjadi syukuran atas keluarnya Surat Keputusan Kementerian Hukum dan Ham yang mengesahkan POC Indonesia.

"Acara hari ini sebenarnya deklarasi dan syukuran POC Indonesia atas terbitnya SK dari Kemenkumham diakui komunitas ini. Berbadan hukum dan semua AD/ART sudah badan hukum lengkap semuanya," ungkap Erix di sela-sela acara.

Wakil Ketua Umum I, Rudi, lebih jauh menjelaskan POC Indonesia terbilang bukanlah komunitas yang 100 persen baru. Cuma legalitas diperbaharui, dilengkapi, dan sudah resmi berbahan hukum diakui Kemenkumham.

"Berharap ke depannya dengan aturan yang semakin disempurnakan, tetap menjadi semangat kita untuk menyatukan seluruh varian Pajero yang ada di Indonesia tanpa terkecuali," sambung Rudi.

Tujuan dari pengajuan dan pengesahan SK ini membuat nama POC Indonesia sudah terdaftar resmi. Selain itu diharapkan mereka juga bisa mengaet sponsor yang lebih besar untuk berbagai acara ke depannya.

"Agenda terdekat kita Agustus ada kegiatan bakti sosial. Kemudian akhir tahun ada Overland Borneo melintasi tiga negara."

Hingga saat deklarasi POC Indonesia, berlangsung, sudah terdapat 2 chapter di Jakarta dan Sumatera Barat. Terdapat 200 member di Jakarta, dan 25 member di Sumatera Barat.

"Kita yang di chapter West Sumarera inginkan sesuatu yang legal. Jadi kita tidak ada kendala nantinya ketika berbuat ke depannya," ujar Ketua West Sumatera Chapter POC Indonesia, Suryadi, dikesempatan yang sama.

"Harapannya kita sama-sama menjaga silahturahmi dan hubungan baik dengan semua komunitas yang ada. Saling mendukung untuk kebaikan dan mungkin sama-sama bergadung di acara-acara yang lebih besar," tutup Rudi.


(UDA)