Ingat, Auto Brake Bukan Pencegah Tabrakan!

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 29 Aug 2016 14:49 WIB
keselamatan berkendara
Ingat, <i>Auto Brake</i> Bukan Pencegah Tabrakan!
Wapasa dalam berkendara lebih baik dan jangan mengandalkan sistem keselamatan. Cardowncollision

Metrotvnews.com: The American Automobile Association (AAA) telah menguji sistem pengereman otomatis (AEB) dan sistem menghindari tabrakan. Pengetesan ini dilakukan agar konsumen tahu seberapa efektifnya sistem ini bekerja di sebuah mobil.

Pengetesan dilakukan menggunakan lima mobil model 2016, yaitu Volvo XC90, Lincoln MKX, Subaru Legacy, Honda Civic, dan Volkswagen Passat. Pengujian dilakukan untuk memverifikasi bagaimana sistem pengereman otomatis, bereaksi dalam tabrakan.

Setelah lebih dari 70 kali percobaan. Hasilnya ditemukan, bahwa sistem dirancang hanya untuk memperkecil kerusakan akibat kecelakaan. Bukan untuk menghindari kecelakaan.

Perlu diketahui, sistem menghindari tabrakan dirancang untuk melakukan pengereman semaksimal mungkin untuk melambatkan laju kendaraan, dan tidak mencegah kecelakaan.

AAA mengingatkan, agar tidak percaya iklan omong kosong dari sebuah mobil baru. Mintalah penjelasan tentang sistem pengereman sebelum Anda membeli mobil. AAA juga berpesan, mengemudi dengan waspada lebih baik ketimbang mengandalkan sistem pengereman otomatis di situasi yang berbahaya.

Sistem ini biasanya punya fungsi dan cara bekerja yang sama, yaitu melakukan pengereman dalam kondisi darurat. Tiap manufaktur punya penamaan sendiri-sendiri sesuai dengan keinginan mereka. Biasanya sistem pengereman otomatis ini juga punya rentang kecepatan maksimal. Yaitu dalam kecepatan maksimal 20 km per jam dalam keadaan stop & go.


(UDA)