Industri Otomotif

Setelah Proton, Geely Pastikan Beli Saham Lotus

M. Bagus Rachmanto    •    Jumat, 26 May 2017 11:50 WIB
industri otomotif
Setelah Proton, Geely Pastikan Beli Saham Lotus
Geely beli saham Proton sebesar 49,9 persen. Automotive News

Metrotvnews.com: Zhejiang Geely Holding Group, Tiongkok, sepakat untuk membeli saham produsen otomotif nasional Malaysia, Proton, sebesar 49,9 persen. Tidak hanya itu, Geely juga berencana dan sepakat membeli saham mayoritas Lotus, sebesar 51 persen, bekas merek mobil sport Inggris yang diakuisisi oleh Proton pada 1996. 

"Dengan Proton dan Lotus bergabung bersama portofolio merek Geely Group, Geely akan memperkuat jejak globalnya dan mengembangkan tempat berpijak di Asia Tenggara," kata Wakil Presiden Eksekutif dan CFO Geel, Li Donghui. 

Dikutip dari Automotive News, Kedua belah pihak telah mengumumkan kesepakatan tersebut pada sebuah konferensi pers, Rabu (24/5/2017). Namun perusahaan tidak mengungkapkan mengenai harga penjualan saham tersebut, dan kedua belah pihak diperkirakan akan mencapai kesepakatan definitif sebelum akhir Juli.

Proton yang didirikan pada 1983 oleh mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, berkinerja buruk dalam beberapa tahun terakhir dan sangat bergantung pada pinjaman pemerintah untuk melanjutkan operasinya.

Geely, produsen otomotif Tiongkok yang berkantor pusat di Provinsi Zhejiang, Tiongkok Timur, naik menjadi bintang pada 2010 saat membeli Volvo Cars dari Ford. Sejak saat itu, Ia telah berhasil menghidupkan kembali merek yang sedang kesulitan. 

Pada 2016, Geely menjual 1,3 juta mobil secara global, termasuk sekitar 766.000 merek Geely dan sekitar 530.000 mobil Volvo. Mereka juga berencanan untuk melepaskan seluruh potensi mobil Lotus berkat pengalaman akumulasi melalui revitalisasi Volvo. "Geely sangat percaya diri akan masa depan Proton."


(UDA)