Teknologi Otomotif

Sistem Dual Injektor, Rahasia Irit Bahan Bakar Nissan

Ekawan Raharja    •    Rabu, 22 Nov 2017 09:42 WIB
nissan
Sistem Dual Injektor, Rahasia Irit Bahan Bakar Nissan
Mesin HR15DE menggunakan dual injektor di setiap silindernya. Nissan

Bali: Nissan Grand Livina yang ada saat ini menggunakan mesin dengan kode HR15DE. Mungkin banyak yang belum tahu kalau sistem pembakaran bensin di mobil ini menggunakan mesin dengan model dual-injector (injektor ganda).

Trainer Nissan College, Sugihendi, menjelaskan kalau teknologi dual-injektor membuat konsumsi bahan bakar mobil bisa lebih irit. Hal ini bisa tercapai karena semprotan bahan bakar yang dilakukan oleh injektor bisa lebih halus, sehingga pembakarannya bisa lebih maksimal.

"Perbandingan keiritannya sekitar 10 persen dibandingkan dengan injektor tunggal," ujar pria ramah ini Selasa (21/11/2017) di Royal Casa Ganesha, Ubud, Bali.

Sistem kerjanya adalah di mobil-mobil biasanya, setiap silinder terdapat satu lobang injektor untuk menyemprotkan bensin. Namun untuk di setiap silinder mesin HR15DE milik Nissan terdapat dua injektor yang siap menyemprotkan bensin.

"Logikanya kalau ada dua lubang, maka bensin akan lebih boros. Tetapi di kami, lubang injektornya ini kami perkecil sehingga semprotan bensin yang dihasilkan sangat halus seperti kabut. Pengkabutan ini membuat pembakaran bensin bisa lebih sempurna," bebernya.

Sugihendi juga beruap bahwa semakin halus pengkabutan bensin, maka hukumnya bensin akan terbakar lebih baik. Efek lainnya adalah tidak menghasilkan kerak di silinder mesin.

"Kalau perawatan khusus tidak ada karena kami sudah set. Hanya saja gunakan bahan bakar yang sesuai dengan standar pabrikan agar pembakarannya optimal.


(UDA)