Perusahaan Otobus Siap Jadi Pelopor Bus yang Lebih Baik

Ainto Harry Budiawan    •    Minggu, 04 Sep 2016 08:55 WIB
transportasi
Perusahaan Otobus Siap Jadi Pelopor Bus yang Lebih Baik
Banyak perusahaan otobus yang memberikan lebih dari sekedar mengantar penumpang. Rahayu Sentosa

Metrotvnews.com, Jakarta: Bus merupakan salah satu moda transportasi yang paling mudah ditemui. Sosoknya menjelajah mulai dari tengah kota hingga wilayah pinggir kota mengantarkan penumpang dalam menjalankan aktifitas kesehariannya.

Tapi transportasi satu ini belakangan jadi kurang diminati. pelayanan dan fasilitas bus dianggap tak memadai. Dalam forum diskusi 'Membuat Bus Indonesia yang Wow' pada Jumat (2/9/2016), sejumlah perusahaan otobus (PO) siap menjadi pelopor perbaiki pelayanan, keselamatan dan kenyamanan dalam melayani masyarakat.

"Sistem manajemen keselamatan angkutan darat harus segera dibenahi dengan serius. Hal ini sudah dipertegas dengan adanya PP Nomor 74 tahun 2014 tentang Angkutan Jalan pasal 94 dan Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang LLAJ pasal 204 ayat (1)," papar Dirjen Perhubungan Darat-Kemeterian Perhubungan Republik Indonesia, Pudji Hartanto Iskandar.

Pudji menegaskan, saat ini ada lebih dari 2.000 PO yang terdaftar jadi kita coba siapa saja dari mereka yang mau menjadi pelopor. "Kita akan coba membuat bus itu seperti hotel ada melati, bintang dua, tiga, nanti arahnya kesana," ujarnya di EightyEight@Kasablanka, Jakarta.

Sebenarnya dari PO yang sudah ada, banyak di antara mereka sudah memenuhi kualitas yang disyaratkan mulai dari pelayanan, keselamatan dan kenyamanan. Misalnya PO Rosalia Indah asal Solo, yang baru-baru ini memiliki pramugari dalam busnya.

"Lalu PO Gunung Harta dengan tagline lebih cepat dari kereta api, dalam artian menggunakan bus berspesifikasi tinggi. Lalu PO Efisiensi, yang juga punya awak kabin serta usia bus maksimal lima tahun dan Simpati Star asal Aceh, dengan bus tingkat yang layanani rute Medan-Aceh," sambung Ketua Umum Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI).

Sayangnya bus-bus yang memiliki fasilitas tersebut sebagian besar melayani rute antar kota antar provinsi atau antar kota dalam provinsi. Tentu masyarakat juga menginginkan bus kota yang nyaman, selain Transjakarta yang saat ini sudah jauh lebih baik.


(UDA)