Industri Otomotif

Pelaku Industri Otomotif: Kondisi Ekonomi Membaik

Ainto Harry Budiawan    •    Senin, 07 May 2018 06:40 WIB
industri otomotif
Pelaku Industri Otomotif: Kondisi Ekonomi Membaik
Penjualan mobil diprediksi akan stabil atau naik tipis tahun ini. Dok. IIMS

Jakarta: Industri otomotif dan pendukungnya dalam beberapa tahun terakhir nampak lesu karena kondisi ekonomi. Penjualan mobil stagnan, hingga pengusaha komponen aftermarket mengeluhkan kondisi tersebut.

Tapi kini hal itu mulai berbalik, kondisi ekonomi disebut mulai membaik seiring meningkatnya transaksi masyarakat pada sektor otomotif. Pameran otomotif skala nasional di Jakarta beberapa waktu lalu jadi bukti.

Mandiri Utama Finance (MTF) misalnya, mampu menerima 2.530 surat pemesanan kendaraan (SPK) dengan total pembiayaan sekitar Rp700 miliar. Raihan ini melebihi target awal mereka saat menjadi sponsor pameran tersebut.

"Kami sangat gembira, karena capaian MTF pada pameran ini hanya 1.300 SPK saja," kata Harjanto Tjitohardjojo, Direktur MTF dalam keterangannya. Dari 2.530 SPK, pemesanan mobil jenis MPV dan SUV sangat dominan.

Sementara dari sektor industri pendukung berupa komponen aftermarket, penjualannya mulai membaik. "Sekarang ini mulai bouncing, barang-barang sekarang lebih cepat keluarnya," kata Andy Hasten, E-Commerce Manager Primes Asia, produsen filter udara Ferrox.

Tak hanya untuk komponen mobil saja, knalpot aftermarket untuk sepeda motor pun mulai kembali marak. Penjualannya mulai naik diikuti merek-merek baru yang memasuki pasar aftermarket roda dua.


(UDA)