Test Drive

Serunya Sensasi Menjajal Datsun Cross di Yogyakarta

Ainto Harry Budiawan    •    Sabtu, 05 May 2018 12:22 WIB
datsun
Serunya Sensasi Menjajal Datsun Cross di Yogyakarta
Datsun Cross cocok untuk dalam kota dan menjelajah luar kota. Medcom/ A. Harry Budiawan

Yogyakarta: Ya setelah memberi kesempatan first drive beberapa waktu lalu di proving ground milik Bridgestone di Karawang, Jawa Barat. Kini Datsun Indonesia mengajak sejumlah awak media untuk menjajal Datsun Cross di Yogyakarta.

Soal desain, mobil ini berbasis Go+ tapi dengan ubahan signifikan, khususnya pada eksterior. Mobil ini bergaya crossover, ubahan pada fascia depannya membuatnya berkesan tangguh. Begitu juga buritan, meski lampu belakang masih mirip Go+.

Pantai Ngandong di Wonosari menjadi destinasi pertama bersama Datsun Cross. Disini jalur naik-turun menuju selatan Yogyakarta jadi tantangan dengan jarak sekitar 75 kilometer. 

Mesin HR12DE 1.200cc dipadu transmisi otomatis CVT, dipaksa bekerja keras, terlebih saat mendahului kendaraan lain sambil menanjak. Dengan beban tiga penumpang serta beberapa tas, mobil ini pas untuk melakukan hal tersebut, meski tak begitu superior.

Jika posisi tuas perseneling pada D, maka Anda perlu kick down untuk mendapatkan respon mesin. Lebih enak aktifkan mode Sport dengan memencet tombol dituas perseneling, atau geser menuju L untuk mendapat putaran mesin tinggi dengan instan.

Efek negatifnya, raungan mesin tiga silinder terdengar sangat jelas, meski suara dari luar sudah mampu diredam dengan baik karena penambahan body insulation. Enaknya transmisi CVT, mobil akan berjalan halus saat cruising dijalur datar dan hemat BBM, kami mencatat 14,1 km/liter. Soal CVT, bisa baca disini.

Mendekati pantai, jalan yang dilalui agak rusak. Disini kinerja suspensi terbilang lebih kaku dari model Datsun lainnya, dan lebih stabil sehingga minim efek limbung. Kami merasakan suspensinya mirip dengan Nissan Grand Livina.

Mobil ini juga dilengkapi dengan fitur VDC (vehicle dynamic control) yang membantu menjaga stabilitas mobil saat menikung. Soal VDC bisa Anda baca langsung dengan klik disini. 

Perjalanan pulang malam hari dari pantai, penerangan mobil cukup bisa diandalkan karena sudah projector. Tapi saat perlu menata barang dibagasi, Anda akan kesulitan karena lampu kabin hanya ada pada baris depan saja.

Hari kedua berkeliling kota Yogyakarta, mobil ini cukup bisa diandalkan untuk penggunaan sehari-hari. Kabin yang senyap membuat nyaman pengemudi dan penumpangnya, lalu audio dengan layar sentuh cukup memanjakan telinga, meski hanya dibekali sepasang speaker saja.

Secara keseluruhan, Datsun Cross cukup untuk menemani Anda beraktifitas diperkotaan sambil sesekali menuju wilayah-wilayah luar kota, dengan kondisi jalan yang tak selalu mulus. Harga jual Rp161,49 juta (manual) dan Rp173,99 juta (otomatis) cukup pantas untuk mobil yang tak masuk LCGC ini.


(UDA)