Kredit Mobil-Motor

Kredit Kendaraan Ditolak? Ini Gara-garanya

Ainto Harry Budiawan    •    Rabu, 19 Apr 2017 15:35 WIB
penjualan mobil
Kredit Kendaraan Ditolak? Ini Gara-garanya
Persyaratan ketat leasing sebaiknya dipenuhi agar proses kredit disetujui. Dok. MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Pembelian kendaraan bermotor saat ini didominasi dengan pembelian secara kredit. Sekitar 70 persen mobil dan motor baru yang dibeli konsumen melalui cara cicilan lewat lembaga pembiayaan atau leasing.

Namun membeli dengan cara kredit ini ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh konsumen. Tak jarang ada konsumen yang berkali-kali mengajukan kredit mobil atau motor, namun tak pernah berhasil.

Hafid Hadeli, Director Sales and Distribution Adira Finance menyebutkan ada beberapa sebab yang membuat pengajuan kredit ditolak. Berikut beberapa hal yang bisa menyebabkan pengajuan kredit ditolak.

Pendapatan Tak Sesuai
Konsumen wajib membayar cicilan tiap bulannya. "Idealnya cicilan itu tak boleh melebihi 1/3 dari total penghasilan konsumen. Tim survei akan menghitung berdasarkan slip gaji," paparnya.

Uang Muka
Meski ramai promo uang muka murah, nyatanya hal ini ikut berpengaruh. "Uang muka yang lebih besar akan lebih mudah disetujui permohonan kreditnya," kata Hafid beberapa waktu lalu. Aturan Otoritas Jaksa Keuangan (OJK) mensyaratkan uang muka minimal 30 persen dari harga unit.

Track Record
Anda pernah telat membayar cicilan kredit sebelumnya, atau punya catatan kredit macet? Sudah pasti akan ditolak. Nama orang yang punya masalah seperti ini akan tercatat oleh Bank Indonesia. Jadi meski berganti-ganti leasing tetap tak akan dikabulkan.

Persyaratan Kurang Lengkap
Meski ada promo sales yang menyebut data kurang bisa dibantu, nyatanya hal itu tak berpengaruh banyak. Mereka saat survei tetap meminta data sesuai persyaratan yang ditentukan.

Data Palsu
Persyaratan lengkap namun memberi data palsu sudah pasti akan ditolak. Pihak leasing tak hanya berpatokan pada data yang diberikan tapi juga mengecek secara langsung.


(UDA)