Kaledoskop Otomotif

Gerakan Gerilya DongFeng Sokon di Indonesia

Ekawan Raharja    •    Rabu, 20 Dec 2017 17:02 WIB
wuling motors
Gerakan Gerilya DongFeng Sokon di Indonesia
DSFK mulai menampakan batang hidung perdana di pasar otomotif tanah air sejak GIIAS 2017. Doc MTVN

Jakarta: 2017 bisa dibilang sebagai tahunnya mobil Tiongkok. Selain Wuling yang melakukan gerakan agresif di ini, ternyata ada juga DongFeng Sokon (DFSK) yang pelan-pelan juga masuk ke pasar otomotif tanah air.

Di Indonesia, merek DFSK berada di bawah kendali PT Sokonindo Automobile yang merupakan hasil kerja sama DFSK dan Kaisar Motorindo Industri yang akan memproduksi produk unggulan buatan Indonesia.

Tak main-main, Pabrikan Tiongkok ini menyiapkan pabrik di Modern Cikande Industrial Estate Banten dengan total investasi sebesar 100 juta Dollar Amerika. Adapun kapasitas produksinya sebesar 50 ribu unit per tahun. Pabrik ini akan menyerap lebih dari dua ribu tenaga kerja dari keseluruhan proses produksi.

Pabrik ini sudah mulai di bangun pada 2015. Kemudian di november 2017, pabrik ini sudah kelar dan siap untuk memproduksi mobil.

"Fokus utama kami untuk pasar otomotif nasional adalah membangun brand yang kuat melalui kualitas produk terbaik. Dengan membangun pabrik di Indonesia, ini menjadi bukti bahwa kami serius. Terlebih pabrik ini sudah dilengkapi dengan peralatan robotik artificial intelegent (AI) yang bisa menyesuaikan dengan kebutuhan produk yang permintaannya besar," klaim Co-CEO PT Sokonindo Auomobile, Alexander Barus, saat peresmian pabrik.

Selain peresmian pabrik, mereka juga memperkenalkan kembali Glory 580. Ini merupakan perkenalan kedua kalinya setelah sebelumnya mereka hadir pertama kali di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017.

Sokon berencana mengadirkan SUV 7-penumpang ini dan sebuah mobil pick up meluncur pada awal 2018. Mereka yakin bakal mampu berpenetrasi bagus di pasar nasional. Apalagi kualitasnya benar-benar mereka perhatikan.

Lantas bagaimana aksi Sokon di 2018?


(UDA)