VW Kodok Stop Produksi

Mengenang VW Beetle, Mobil Rakyat yang Mendunia

Ekawan Raharja    •    Senin, 17 Sep 2018 15:14 WIB
volkswagen beetle
Mengenang VW Beetle, Mobil Rakyat yang Mendunia
Volkswagen Beetle sudah mulai diproduksi sejak 1938. AFP

Jerman: Volkswagen segera mengakhiri produksi Beetle. Padahal mobil ini memiliki sejarah panjang dan akhirnya mendunia karena bentuknya yang ikonik. Dikutip dari BBC, mobil ini di desain awalnya pada 1930 oleh Ferdinand Porsche. Insinyur otomotif berkebangsaan Austria ini mendapatkan mandat dari Adolf Hitler untuk mendesain mobil murah, praktis, dan bisa digunakan untuk warga Jerman.

Akhirnya mobil yang juga dikenal sebagai VW Kodok di Indonesia ini pertama diproduksi 1938 hingga sekarang generasi ketiga. Menilik periode 1938 sampai 2003 saja, sudah ada 21,5 juta unit yang suda diproduksi oleh Volkswagen.

Sayangnya saat perang dunia kedua meletus, Volkswagen menghentikan produksi Beetle. Jerman saat ini lebih mengutamakan perang, sehingga produksi mobil dikesampingkan.

Perang berakhir, dan pabrik Volkswagen diambil alih oleh seorang tentara Inggris, Mayor Ivan Hirst. Setelah perang, Hirst diperintah untuk mengepalai pabrik yang telah rusak dibombardir Sekutu dan dikuasai Amerika Serikat.

Dimulai dengan usahanya membuang bom yang tidak meledak yang tersangkut di antara mesin produksi. Ia kemudian berhasil meyakinkan angkatan bersenjata Inggris untuk memesan 20 ribu unit mobil.

Pada tahun 1946, pabrik tersebut telah dapat memproduksi 1.000 unit per bulan. Tercatat pada 1955, diketahui ada satu juta unit Beetle yang mengaspal di Jerman.

Beetle semakin terkenal akibat film Herbie the Love Bug dan serial The Love Bug yang beredar pada 1963 hingga 1970-an. Film ini menceritakan sebuah Beetle balap yang memiliki pikiriannya sendiri dengan nomor khasnya 53.

New Beetle akhirnya lahir pada akhir 1990 dengan menggunakan basis Volkswagen Golf. Sedangkan Beetle klasik terakhir di produksi 2003 di pabrik Volkswagen yang terletak di Meksiko.

Sayangnya Volkswagen harus menyudahi perjalanan panjang mobil rakyat yang mendunia ini. Salah satunya karena kini masyarakat dunia mulai beralih kepada mobil-mobil berukuran besar seperti crossover dan SUV.

Di periode Januari-Agustus 2018, Beetle hanya terjual 11.151 unit. Angka ini turun 2,2 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Pabrikan asal Jerman ini memutuskan untuk menghentikan produksi salah satu mobil ikonik tersebut pada 2019. Meski demikian diakui akan banyak yang kehilangan dan merindukan Beetle.

"Hilangnya Beetle setelah tiga generasi, nyaris tujuh dekade, akan membangkitkan emosi dari para penggemar setia Beetle," kata CEO VW Amerika Serikat, Hinrich J Woebcken.
(UDA)