Industri Otomotif

Nissan Memprediksi Pasar Otomotif 2017 Stagnan

Ekawan Raharja    •    Minggu, 26 Nov 2017 10:08 WIB
industri otomotifnissan
Nissan Memprediksi Pasar Otomotif 2017 Stagnan
Nissan memproduksi 2017 dan 2018 kondisi pasarnya tidak jauh berbeda. Nissan

Jakarta: Pasar otomotif roda empat di tanah air per Oktober 2017 mencapai 898.163 unit. Di prediksi pasar tahun ini pun mengalami kondisi yang sama dengan percapai di 2016.

Di awal tahun, Gaikindo sempat memasang target di angka 1,1 juta unit untuk 2017. Namun di akhir-akhir, mereka menilai pasar akan sama dengan tahun lalu di sekitar 1,050 juta unit.

Dengan kondisi pasar yang kurang dua bulan, untuk mencapai pencapai yang sama dengan tahun lalu diperlukan 151.87 unit. Ini berarti pasar harus memberikan sumbangan 75,9 ribu unit per bulan. Angka ini terbilang cukup realistik mengingat dalam tiga bulan terakhir, rata-rata penjualan per bulan lebih dari 90 ribu unit per bulan.

President Director PT Nissan Motor Indonesia, Eiichi Koito, juga melihat tahun ini secara keseluruhan akan sama. Bahkan dia memprediksi kondisi stagnan ini akan terus berlanjut hingga 2018.

"Pasar di Indonesia beberapa tahun yang lalu sempat melonjak tinggi, namun tahun-tahun belakangan cenderung datar. aya pikir itu menjadi informasi penting melihat 2018 kemungkinan akan tetap datar," ujar Koito beberapa waktu lalu di Bali.

Meski demikian, dia tetap menjelaskan kalau pasar otomotif di Indonesia tetap menggoda. Mengingat target penjualan yang disasar tetap di atas satu juta unit.

"Walaupun datar sekali lagi ini masih di atas satu juta dan masih terbesar di ASEAN. Orang-orang mungkin berpikir bahwa pasar Indonesia sedang buruk, tapi jangan lupakan bahwa pasar masih besar."

Sayangnya bangsawan Jepang ini enggan membeberkan target Nissan di 2018. Hanya saja dia menebar optimisme kalau target mereka akan lebih besar dari sekarang.

"Pangsa pasar yang besar di Indonesia masih MPV, LCGC, dan SUV. Nissan juga rasanya akan menjadikan tiga segmen itu sebagai tulang punggung," tutup Koito.


(UDA)