Kegiatan Komunitas

Jurnalis4x4 Sambut Ramadan dengan Baksos ke Baduy

   •    Selasa, 30 May 2017 17:22 WIB
komunitas
Jurnalis4x4 Sambut Ramadan dengan Baksos ke Baduy
foto-foto: Jurnalis4x4/Dewi Nurcahyani

Metrotvnews.com. Hari ke dua bulan ramadan tahun ini yang jatuh pada akhir pekan, Jurnalis4x4 isi dengan bakti sosial. Target kegiatan adalah tiga ratusan orang warga adat Baduy Luar di desa Kanekes, Lebak, Banten, yang menjadi korban kebakaran besar.

Selepas berbuka puasa dan sholat tarawih, Sabtu (27/5/2017), rombongan yang terdiri dari tujuh mobil berpenggerak 4x4 bergerak menuju Lebak dari kawasan Darmaga, Bogor. Setiap mobil membawa logistik bahan bantuan sumbangan merupakan gabungan donasi para donatur perorangan dari berbagai daerah dan dana CSR beberapa perusahaan pendukung kegiatan bertajuk Bakti Jurnalis4x4 Peduli Baduy ini.

Donatur bukan cuma anggota Jurnalis4x4. Sebagian besar adalah kerabat dan sahabat anggota komunitas pekerja pers penggemar kegiatan offroad dari berbagai daerah, profesi dan agama. "Sebagian besar adalah amanah dari para donatur yang dari media sosial mengetahui bahwa kita akan baksos ke Baduy ," ujar Ketua Jurnalis4x4, Firman Wibowo.



Sejak terkonformasinya kabar musibah kebakaran di desa seluas kurang lebih 5 ribu meter persegi di puncak bukit pedalaman Lebak itu, anggota Jurnalis4x4 mengadakan penggalangan dana melalui media sosial. Dalam waktu tiga hari berhasil terkumpul donasi lebih dari Rp 12 juta. Hampir Rp 5 juta di antaranya dibelanjakan peralatan makan dan memasak yang warga butuhkan.

Sedangkan sisanya disampaikan dalam bentuk uang tunai untuk keperluan pengadaan pakaian adat bagi warga. Bantuan uang tunai senilai sekitar Rp 7 juta tersebut diserahterimakan kepada dua orang wakil warga, Kepala Adat, Kasinah dan Ketua RW, Sarmain.

Sementara bantuan dari para sponsor disampaikan dalam bentuk bahan makanan dan perlengkapan bertukang untuk membangun rumah. Komposisi logistik bantuan demikian didasarkan masukan dari tokoh pemuda suku Baduy yang dekat dengan Jurnalis4x4. Sehingga diharapkan tidak ada bantuan yang berlebihan pasokannya atau mubazir karena tidak sesuai kondisi khas suku Baduy.



Desa Kanekes harus ditempuh dari Kampung Cisaban yang berada sekitar 20 kilometer dari pintu masuk kawasan Baduy di Ciboleger. Perjalanan menuju kampung yang berada di punggung bukit tersebut sangat menyenangkan karena indahnya pemandangan dan sambutan ramah dari warga setempat.

Satu dari tujuh mobil terpaksa ditinggalkan di separuh perjalanan gara-gara tidak muat masuk jembatan gantung di Desa Cikidit yang sempit, Minggu (28/5/2017) pagi. Paket bahan makanan yang semula diangkut SUV bongsor warna hijau tua tersebut terpaksa dipindahkan ke enam mobil lainnya.

Sedangkan perjalanan dari Cisaban ke Kanekes harus dilanjutkan dengan berjalan kaki selama hampir satu jam. Ini karena jalur sempitnya yang dikeraskan dengan bebatuan tersebut berupa tanjakan terjal dan menurun curam. Logistik bantuan pun dipindahkan ke kain gendongan dan tongkat pikulan warga setempat.



Kebakaran di Kanekes terjadi pada sekitar pukul 18.30 WIB, Selasa (23/5/2017). Api yang diduga berasal dari bara tungku masak gula aren tersebut dengan cepat meludeskan 80-an rumah dan dua ratusan lumbung adat Baduy yang semuanya berdinding ayaman bambu dan beratap rumbia. Untungnya tidak ada korban jiwa, sedangkan korban luka bakar ada dua orang.



 


(LHE)