Industri Otomotif

Carlos Ghosn Sepakat Mundur dari Renault

M. Bagus Rachmanto    •    Rabu, 23 Jan 2019 14:28 WIB
industri otomotif
Carlos Ghosn Sepakat Mundur dari Renault
Renault segera umumkan pengganti Carlos Ghosn di Renault. Carscoops

Perancis: Carlos Ghosn akhirnya setuju untuk mengundurkan diri dari Renault. Diberitakan Carscoops, pengundurun diri Goshn itu dilakukan tak berselang lama setelah pemerintah Perancis mendesak Renault untuk segera mencari pengganti Ghosn. Diketahui posisi pemerintah negara itu jadi pemegang saham lebih dari 15 persen. Terlebih Goshn tersandung banyak kasus hingga menyeret dirinya ke masalah hukum.

Kasus pertama yang menyeretnya ke ranah hukun adalah skandal pengecilan laporan pendapatan dan penggunaan aset perusahaan untuk kepentingan pribadi. Nissan resmi memecat Carlos Ghosn dari kursi chairman. Selain itu, Senior Executive Greg Kelly juga dicoret karena ketahuan bersekongkol dengan Ghosn.

Dari balik jeruji besi tahanan, Goshn harus menghadapi tuduhan lain. Pria kelahiran Brazil tersebut diberitakan sempat mengalihkan kerugian pribadinya senilai JPY1,85 miliar kepada Nissan pada 2008.

Dikutip dari Japantimes, ex-Chairman Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi ini juga menerima gaji dari sebuah perusahaan patungan Nissan dan Mitsubishi. Diketahui nilainya mencapai USD8 juta atau setara dengan Rp112 juta per bulan.

Pengunduran dirinya itu tidak terlepas dari desakan pemerintah Perancis yang mengetahui kalau Goshn menerima pembayaran yang tidak patut. Tuduhan itu berkaitan dengan paket kompensasi yang diterimanya dari perusahaan patungan yang berbasis di Belanda, tetapi menandatangani kontrak tanpa berkonsultasi dengan CEO Nissan Hiroto Saikawa dan chief executive Mitsubishi Osamu Masuko. 



Ia juga disangkakan tidak melaporkan kompensasinya dari Nissan di Jepang, lebih dari USD80 juta atau sekitar Rp1,1 triliun penghasilan tambahan dari pembuat mobil Jepang antara 2010 dan 2018.

Permohonan uang jaminan Goshn pun ditolak oleh pengadilan, meskipun Ia berjanji tidak akan meninggalkan Jepang, menyerahkan paspornya, mengenakan pelacak elektronik dan diawasi oleh penjaga keamanan swasta dengan biaya sendiri.

Kabar terbaru, aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi langsung memutuskan untuk melengserkan Ghosn dari jabatannya sebagai CEO, meski sebelumnya sempat mempertahankan Gosh di posisi ini. Renault pun sudah siap mengumumkan nama pengganti Ghosn pada Kamis (24/1/2019) besok.

Seperti dikutip dari AFP yang mereka peroleh dari sumber terdekat di Renault, bahwa nama Thierry Bollore digadang-gadang jadi orang yang bakal menggantikan posisi Ghosn sebagai CEO. Sementara jabatan Ghosn sebagai Board of Chairman akan digantikan CEO Michelin, Jean-Dominique Senard.


(UDA)