Mobil Listrik

Pabrikan Otomotif 'Saweran' Bikin Stasiun Pengisian Listrik

Ekawan Raharja    •    Selasa, 14 Nov 2017 14:03 WIB
industri otomotifmobil listrik
Pabrikan Otomotif 'Saweran' Bikin Stasiun Pengisian Listrik
Ionity bakal menyediakan ratusan stasiun pengisian listrik di Eropa. Ionity

Munich: Pengembangan teknologi mobil listrik terus dilakukan pabrikan otomotif. Bahkan untuk merangsang penjualan mobil tanpa emisi itu, para produsen mobil sampai harus rela patungan untuk membangun jaringan stasiun pengisian listrik.

Hal ini yang dicetuskan oleh BMW Group, Daimler AG, Ford Motor Company, hingga Volkswagen Group untuk membuat perusahaan joint venture yakni Ionity. Perusahaan ini akan mengembangkan dan mengimplementasikan jaringan high power charging (HPC) di seluruh Eropa.

"Jaringan HPC Pan-Eropa pertama memainkan peran penting membangun pasar kendaraan listrik. Ionity akan mewujudkan tujuan bersama untuk menyediakan sarana kepada pelanggan dengan kemampuan charging cepat dan pembayaran digital untuk memudahkan perjalanan jarak jauh," ujar Chief Executive Officer Ionity, Michael Hajesch, melalui keterangan resminya.

Perusahaan hasil patungan ini bakal mempersiapkan 400 stasiun HPC pada 2020. Kemudian untuk awal ini akan berdiri 20 stasiun yang terletak di jalanan utama Jerman, Norwegia, dan Austria. Setelah itu di 2018 akan berdiri 100 stasiun lainnya.

Stasiun dengan high power charging memungkinkan beberapa pelanggan dapat mengisi daya baterai mobilnya secara bersamaan, dengan daya 350 kWh per titik pengisian. Kemudian stasiun ini juga menyediakan berbagai model soket pengisian listrik sesuai dengan merek mobilnya.

Diharapkan dengan tersebarnya pengisian stasiun listrik di berbagai daerah membuat daya beli mobil listrik meningkat. Pengemudi bisa merasa lebih nyaman berkendara tanpa memikirkan takut kehabisan daya listrik di tengah perjalanan.


(UDA)