Kegiatan Otomotif

26 TIm Indonesia Siap Adu Konsep Mobil Prototipe di SEM

Ahmad Garuda    •    Sabtu, 18 Mar 2017 11:12 WIB
kegiatan otomotif
26 TIm Indonesia Siap Adu Konsep Mobil Prototipe di SEM
Shell-Eco Marathon Singapura kembali diramaikan tim asal Indonesia sebanyak 26 tim. Shell

Metrotvnews.com, Singapura: Festival ide dan inovasi untuk Asia yang bertajuk 'Make the Future Singapore', resmi dibuka pada Jumat (17/3/2017) di Changi Exhibition Centre, Singapura. Event yang juga berjuluk Shell Eco-Marathon Asia yang ke-8 ini juga diramaikan 26 tim asal Indonesia.

Country Chairman dan Presiden Direktur Shell Indonesia, Darwin Silalahi yang turut hadir di Singapura, pun menyemangati para peserta Indonesia. Ia hadir langsung sebagai bentuk dukungan nyata Shell Indonesia untuk membawa karya mahasiswa ini mendunia.

“Kami senang dapat turut berkontribusi mempersiapkan para calon pemimpin masa depan. Tujuan acara ini bukan hanya untuk berkompetisi tapi juga mengedepankan inovasi, mempersiapkan anak-anak muda demi solusi energi masa depan yang berkelanjutan. Saya senang sekali melihat besarnya antusiasme para peserta dari Indonesia yang diwakili oleh 26 tim dari total 120 lebih peserta yang hadir di sini,” ujar Darwin.

Festival Make the Future Singapore ini adalah kompetisi tahunan yang menantang masing-masing tim. Mereka ditantang untuk merancang, membuat dan mengendarai mobil yang paling efisien dalam penggunaan energi. Pembukaan festival ini juga menandai pembukaan Shell Eco-marathon Asia yang untuk pertama kalinya diadakan di Singapura.

Sekitar 120 tim mahasiswa dari 20 negara akan berkompetisi dalam salah satu dari dua kategori: Prototype yaitu kendaraan futuristik dan sangat aerodinamis. Kategori kedua adalah UrbanConcept, kendaraan yang sangat ekonomis, yang menyerupai mobil yang ada saat ini.

Para mahasiswa akan berkompetisi di tiga kategori yang berbeda berdasarkan sumber energi pilihan mereka masing-masing: Internal Combustion Engine (ICE), bensin, solar, etanol (biofuel), bahan bakar Gas to Liquid (GTL), yang terbuat dari gas alam seperti Compressed Natural Gas (CNG), bahan bakar sel hidrogen, dan daya listrik dari baterai.


(GUS)