Industri Otomotif

Ketimbang LCGC, Mitsubishi Lebih Fokus SUV & Mobil Listrik

Ekawan Raharja    •    Rabu, 19 Oct 2016 12:15 WIB
industri otomotif
Ketimbang LCGC, Mitsubishi Lebih Fokus SUV & Mobil Listrik
XM Concept dalam GIIAS 2016. (foto: MTVN/Luhur)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tidak semua produsen mobil 'ngiler' dengan segmen low cost green car (LCGC) yang gurih. Satu di antaranya adalah Mitsubishi, yang memilih mengembangkan sport utility vehicle (SUV) dan mobil listrik

Operating General Manager MMC Marketing Division PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Irwan Kuncoro, mengambil contoh XM Concept yang dipamerkan pertama kali di GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016. Mobil tersebut memang ditargentkan jadi penantang Toyota Avanza.

Namun dari segi desain justru mengadopsi model SUV, bukan MPV. "Meski small multi purpose vehicle, DNA mobil ini SUV. Bisa dilihat dari desainnya," kata Irwan.

Pilihan dari Mitsubishi cukup mengejutkan. Data terbaru Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menunjukkan LCGC menyumbang penjualan 159.001 ribu unit hingga September 2016. Terlaris ke dua setelah LMPV.

Toyota dan Daihatsu bahkan belum lama ini menambah produk LCGC dengan menghadirkan Calya dan Sigra. Keduanya menjadi penantang resmi Datsun Go+ Panca yang sebelumnya melenggang mulus untuk LCGC 7-seaters.



Di sisi lain Datsun melihat pada konsumen LCGC perlu diperlakukan layaknya segmen lain yang lebih tinggi. Konsumen LCGC juga ingin tampil unik dan punya kebutuhan spesifik, sehingga perlu ada model lebih beragam -termasuk model SUV. Datsun menjawabnya dengan Go Cross yang purwarupanya juga ditampilkan dalam GIIAS 2016.
 


(HIL)