Industri Otomotif

Faktor yang Membuat Penjualan Toyota di Segmen MPV Tinggi

M. Bagus Rachmanto    •    Rabu, 23 Nov 2016 16:30 WIB
industri otomotif
Faktor yang Membuat Penjualan Toyota di Segmen MPV Tinggi
Entry MPV Toyota Calya. MTVN/M. Bagus Rachmanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Toyota berhasil menjaga laju pertumbuhan penjualan sepanjang 2016. Mereka mengklaim telah menjual 34.499 unit pada Oktober 2016. Jumlah itu naik 19,5 persen dibanding torehan pada periode yang sama tahun lalu. Kala itu, penjualan Toyota sebesar 28.880 unit.

Total penjualan Januari-Oktober 2016 sebanyak 314.678 unit atau tumbuh 18,8 persen dari Januari-Oktober 2015 yang sebesar 264.847 unit. Angka itu tentunya membuat Toyota makin tersenyum. Apalagi mereka mengklaim berhasil mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar dengan market share sebesar 36,1 persen sepanjang Januari-Oktober 2016.
 
"Kondisi pasar otomotif nasional memang lesu/ Namun sudah menunjukkan tren pertumbuhan.  Kami berharap pasar otomotif dapat tetap terus meningkat.” tulis pernyataan resmi Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto.

Pertumbuhan penjualan Toyota didominasi segmen MPV dan SUV. Di segmen MPV, penjualan ritel Toyota mencapai 197.036 unit pada Januari-Oktober 2016 . Angka itu naik 34,9 persen dibandingkan periode yang sama pada 2015, yaitu sebesar 146.075 unit. Ini membuat pangsa pasar Toyota di segmen MPV naik dari 48,3 persen menjadi 55,3 persen.

Menurut Henry, kenaikan tersebut karena MPV Toyota didukung oleh line-up yang komplet dan mengisi di semua segmen. Mulai dari entry MPV Calya dan low MPV Avanza/Veloz, serta Sienta. Untuk medium MPV yaitu Kijang Innova, high MPV yaitu NAV1 dan luxury MPV Alphard.  

Pada periode yang sama, Toyota Rush dan Fortuner membukukan total penjualan ritel sebanyak 42.265 unit, atau tumbuh 32,9 persen, dibandingkan periode yang sama pada 2015, yaitu sebesar 31.806 unit. Fortuner mencatatkan penjualan ritel Januari-Oktober 2016 sebanyak 21.745 unit atau naik 112,8 persen dibandingkan Januari-Oktober 2015 sebesar 10.220 unit.

Pencapaian ini diklaim menempatkan Fortuner sebagai market leader dengan pangsa pasar sebesar 44,9 persen. Sedangkan angka penjualan Toyota Rush relatif stabil yaitu sebanyak 20.520 unit. Tahun lalu sebanyak 21.586 unit.

Namun penjualan segmen hatchback dan sedan lesu pada Januari-Oktober 2016. Total penjualan ritel sedan tercatat sebanyak 11.369 unit atau turun 20,3 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2015. Kala itu terjual sebanyak 14.266 unit.

Meski begitu, Toyota mengaku cukup puas karena mampu bertahan sebagai market leader dengan pangsa pasar 45,9 persen dan penjualan ritel di segmen sedan yang tercatat sebanyak 5.220 unit.


(HIL)