Industri Otomotif

Tugas Besar Menunggu Bos Baru Datsun Indonesia

Ekawan Raharja    •    Selasa, 13 Jun 2017 19:00 WIB
datsun
Tugas Besar Menunggu Bos Baru Datsun Indonesia
Penjualan Datsun di Indonesia yang masih rendah menjadi pekerjaan utama dari Masati Nakamura. MTVN/Ekawan Raharja

Metrotvnews.com, Jakarta: Datsun Indonesia memiliki ujung tombak baru yakni Masato Nakamura sebagai Head of Datsun Indonesia. Pria asal Jepang ini langsung mendapatkan tugas berat yakni untuk mengembalikan penjualan Datsun yang semakin anjlok belakangan ini.

Membedah performa penjualan saudara Nissan sepanjang 2016 ini, mereka berhasil membukukan penjualan 25.483 unit. Namun perlu dicatat, penjualan mereka sejak September 2016 hingga Februari 2017 tidak lagi tembus 1.000 unit per bulan. Maret 2017 sempat membaik dengan penjualan mencapai 1.044 unit, namun kembali amblas di April 2017 dengan total penjualan hanya 781 unit.

Kemudian menilik tahun fiskal 2016, periode April 2016 hingga Maret 2017, hanya mencatatkan 19.520 unit. Performa ini di bawah target yang sudah ditetapkan, yakni 20 ribu unit sepanjang fiskal 2016.

Namun Masato tetap optimis dengan pasar Datsun di Indonesia. Bahkan dia melihat pertumbuhan bisnis Datsun masih baik di Indonesia.

"Saya pikir Indonesia merupakan hal yang utama untuk Datsun, Indonesia merupakan pasar paling penting dan kamu sudah meluncurkan Datsin sejak 3 tahun lalu. Saya pikir pasar Indonesia berjalan dengan baik, khususnya konsumen kami. Saya ingin meningkatkan kepuasan pelanggan untuk Indonesia market," ucap Masato Senin (12/6/2017) di Roemah Kuliner Jakarta.

Tentu saja ucapan Masato tidak keluar begitu saja. Pengalaman dia sebelumnya di Datsun global menangani India, Rusia, Afrika Selatan, dan Indonesia bisa memiliki kacamata tersendiri bagi perkembangan perusahaan ditempat dia bekerja.

Bahkan dia memiliki strategi mengangkat penjualan Datsun dengan meningkatkan kekuatan merek di masyarakat. Pria ini hadir dengan rencana memperkuat merek Datsun melalui kepuasan pelanggan.

"Bagi kami yang utama adalah konsumen dan merek. Untuk memperbesar merek kami, saya pikir konsumen adalah kunci penting melalui kepuasan pelanggan dan pendekatan kepada pelanggan. Jadi saya akan memprioritaskan poin tersebut," ucapnya sembari tersenyum.

Masato sedikit bercerita mengenai prediksi persaingan otomotif di Indonesia. Terkhusus Toyota dan Daihatsu yang memiliki merek yan kuat di tengah masyarakat Indonesia.

Terlebih dalam waktu dekat akan ada pemain baru, Wuling, yang akan menawarkan multi purpose vehicle (MPV) namun dengan harga yang mirip dengan harga mobil low cost green car (LCGC).

"Bagi kami sama saja dengan kompetitor lainnya, kami melihat mereka (Wuling) sebagai kompetitor dan mereka mempersiapkan dengan baik. Tapi bagi kami, baik Nissan dan Datsun, kami akan memfokuskan kepada masa depan merek kami dan konsumen," tutup Masato.

Selamat bekerja, Masato Nakamura-san!


(UDA)