Pencurian Mobil

Volkswagen Gandeng Mantan Agen Israel Lawan Peretas

Ekawan Raharja    •    Senin, 19 Sep 2016 08:53 WIB
volkswagen
Volkswagen Gandeng Mantan Agen Israel Lawan Peretas
Volkswagen gandeng mantan agen keamanan Israel untuk kembangkan sistem keamanan produknya. Chapman Automotive Group

Metrotvnews.com: Saat ini sudah banyak kasus pencurian mobil yang dilakukan dengan cara meretas peranti lunak. Namun Volkswagen tidak ingin kalah dari peretas dengan menggandeng mantan agen keamanan Israel untuk mengembangkan sistem keamanannya.

Pabrikan asal Jerman tersebut menggandeng Yuval Diskin, Tsafrir, dan Tamir Bechor. Ketiganya merupakan ahli keamanan asal Israel, dan Yuval Diskin merupakan mantan direktur Israel Security Agency.

"Ini adalah investasi jangka panjang untuk keamanan siber, bertujuan untuk membuat mobil dan ekosistemnya lebih aman," ujar Head of Electrical and Electronic Development Volkswagen, Volkmar Tanneberger, Menurut edaran persnya.

Nantinya ketiga mantan agen keamanan Israel itu akan bekerja di anak perusahaan Volkswagen, CyMotive Technology. Diketahui Volkswagen memiliki saham 40 persen, serta sisanya dibagi untuk Yuval, Tsafrir, dan Tamir.

"Perusahaan baru ini bakal memberikan inovasi dan strategi pendekatan terhadap keamanan siber. Bersama Volkswagen, kita akan membuat tim terbaik di dunia keamanan siber," ujar Yuval

Seperti yang sudah diketahui, para hacker saat ini bisa mencuri mobil tanpa harus membobol kunci mobilnya. Mereka cukup masuk ke dalam piranti lunak mobil yang terkoneksi dengan internet, dan dengan mudah membuka serta menghidupkan mesin mobil.

Bahkan di Amerika Serikat, seorang peretas dapat mencuri 30 Jeep hanya bermodalkan laptop. Michael Arcee dan Jesse Zelay berhasil membobol sistem Jeep itu hanya dalam waktu dua menit.


(UDA)