Industri Otomotif

Volvo: Mobil Cina Mulai Lampaui Kualitas Eropa

Ainto Harry Budiawan    •    Selasa, 15 May 2018 06:45 WIB
industri otomotifvolvo
Volvo: Mobil Cina Mulai Lampaui Kualitas Eropa
Volvo S90 jadi mobil buatan Cina. Autoblog

Shanghai: Mobil buatan Tiongkok biasa disebut mobil Cina atau mobil buatan Cina, kerap dipandang sebelah mata, apalagi jika bukan karena kualitas dan desainnya yang dianggap aneh. Belum lagi brand-brand mobil asal Tiongkok kerap meniru desain mobil ternama.

Tapi hal itu sudah berubah, merek otomotif Cina mulai memproduksi mobil berkualitas tinggi. Volvo, sebagai merek mobil ternama bahkan mengakui hal tersebut. Mereka mengatakan kalau mobil buatan Cina punya kualitas lebih baik dari buatan Eropa.

Volvo Senior Vice President of Design, Robin Page, kepada Go Auto mengatakan, hal inilah yang membuat Volvo berinvestasi di Cina. Volvo sendiri sudah dibeli oleh Geely, merek mobil asal negeri tirai bambu tersebut.

"Jika yang Anda cari adalah kualitas, lebih baik mobil buatan Cina ketimbang buatan Eropa. Semua orang mengkhawatirkan kualitas, tapi mereka sudah memulai dengan standar kualitas yang lebih tinggi dari Eropa," katanya.

Salah satu penyebab Page mengatakan hal tersebut karena otomatisasi perakitan mobil lebih minim. Pada pabrik Geely misalnya, tenaga manusia lebih banyak digunakan dan mereka menerapkan toleransi yang sangat ketat untuk kualitas produk.

"Jika Anda bertanya pada pabrikan di Eropa, mereka banyak menggunakan otomatisasi, tak ada tindakan manual. Hal inilah yang membedakan, dan produk Cina sangat baik dan tak perlu takut," tambahnya.

Volvo sendiri mulai mengekspor mobil rakitan Cina sejak 2014 dengan model S60. Kemudia pada 2016 mereka memindahkan produksi sedan kelas atas mereka, S90 dari Swedia menuju Cina. Volvo juga rencananya akan mengekspor mobil listrik dari Cina.


(UDA)