Regulasi Otomotif

Gaikindo Desak Pemerintah Turunkan PPnBM Mobil Sedan

Amaluddin    •    Sabtu, 24 Sep 2016 10:31 WIB
regulasi otomotif
Gaikindo Desak Pemerintah Turunkan PPnBM Mobil Sedan
Segmen sedan di Indonesia masih jauh di bawah ekspektasi industri otomotif nasional. Dok MTVN

Metrotvnews.com, Surabaya: Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) mendesak pemerintah menurunkan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) sedan kecil sekitar 15 hingga 20 persen. Tujuannya untuk mendongkrak segmen pasar sedan di Indonesia, agar mobil yang dibuat di Indonesia bisa bersaing di pasar global.

Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, mengatakan pasar sedan di Indonesia masih cukup kecil. Sejauh ini market share mobil yang identik dengan kenyamanan tersebut hanya 1,8 persen dari total penjualan mobil nasional. Menurut Kukuh, salah satu penyebab kecilnya pasar sedan karena tingginya PPnBM, yakni sekitar 30 sampai 40 persen. Kemudian berkurangnya taksi konvensional menjadi penyebab kecilnya penjualan sedan.

"Maka itu kami mendesak pemerintah untuk menurunkan PPnBM, sehingga penjualan mobil sedan bisa meningkat dan ekspor mobil dari Indonesia bisa membaik," kata Kukuh, di Surabaya, Sabtu (24/9/2016).

Kukuh optimis penjualan sedan bakal terdongkrak hingga 20 persen jika pemerintah menurunkan PPnBM. Meski demikian, Kukuh mengaku terus akan berupaya untuk mendongkrak menaikkan penjualan sedan tahun ini. "Syukur-syukur perekonomian Indonesia membaik, tentu akan membawa dampak positif terhadap segmen pasar sedan," harapnya.

Gaikindo menargetkan penjualan mobil sebesar 1.060.000 unit di 2016. Jumlah itu lebih tinggi atau meningkat 5 persen pada 2015, yakni sebanyak 1.015.000 unit. "Jika tahun ini ada penurunan PPnBM, maka penjualan sedan bakal lebih besar," tandasnya.

Lain halnya dengan Honda Surabaya Center (HSC). Honda Civic sampai Agustus 2016 terjual 29 persen. Sedangkan market share sedan di HSC hingga Agustus sebesar 39 persen. "Kami menargetkan hingga akhir tahun 2016 ini terjual 45 persen," tambah Marketing and After Sales Service Director Honda Surabaya Center, Wendy Mihardja.

Kata Wendy, segmentasi penjualan sedan Honda diperuntukkan bagi pemilik mobil kedua. Dengan rating usia produktif 30 sampai 45. "Mereka yang berjiwa muda dan sportif, serta menjunjung prestise menjadi segmentasi kami," imbuhnya.

Hingga Agustus 2016, penjualan sedan Honda civic mencapai sekitar 80 unit. Jumlah itu diharapkan lebih banyak menjadi 87 unit pada akhir 2016. "Sehingga total penjualan tahun ini diharapkan sekitar 160 unit," tandasnya.


(UDA)