Drifter Nasional Tetap Asah Skill Meski Minim Event

M. Bagus Rachmanto    •    Rabu, 31 Aug 2016 11:00 WIB
balap mobil
<i>Drifter</i> Nasional Tetap Asah Skill Meski Minim <i>Event</i>
Indonesian Drift Community gelar Drift Camp-Merdeka Drift di Karawang. IDC

Metrotvnews.com, Karawang: Semangat para drifter nasional untuk menghidupkan kegiatan drift tanah air, memang tak pernah pupus. Masalahnya, pelaksanaan event drift yang tak pernah konsisten dari tahun ke tahun, membuat drifter nasional tak punya motivasi lebih untuk melakukan yang terbaik. Hanya komunitasnya mereka sendirilah yaitu Indonesian Drift Community (IDC) yang menghidupkan kegiatan drift dalam berbagai kesempatan.

Seperti yang mereka lakukan di Sirkuit Technomart, Karawang, Jawa Barat pada Sabtu (27/8/2016). Mereka menggelar latihan drifting bersama yang dibungkus dalam tema Merdeka Drift. 43 drifter berpartisipasi dalam ajang ini, terdiri dari kelas pro, rookie dan drift star. Para peserta terlihat sangat antusias dalam latihan bersama ini. Beberapa nama drifter nasional yang hadir diantaranya, Alinka, Angga P.N, Farhan M, Riko Bugraha, dan banyak lagi.

Tak hanya latihan bersama, namun juga dilakukan sesi coaching clinic bertajuk 'Drift Camp-Merdeka Drift'. Momen ini digunakan untuk saling berdiskusi antara drifter senior dan pemula, bertukar pikiran, ide, trik, tips dan tentunya menjalin silaturrahmi agar saat berkompetisi nantinya, asas kekeluargaan jadi yang utama.

"Ini hanya sesi latihan saja, mengingat penyelenggaraan acara drift semakin ke sini semakin tak konsisten. Padahal jika kami melakukan kegiatan drift di jalanan malah di cap sebagai balap liar dan membuat keributan. Sementara event-event-nya yang justru membawa hal positif malah sepertinya tak didukung penuh. Padahal bisa dibilang, drift itu sebenarnya sarana hiburan bagi mereka yang doyan nonton balap. Karena selain cepat, drift juga mempertontonkan seni berkendara yang unik," ujar drifter Kuja Motorsport, Farhan Maulana.

Untuk drifter pro dan rookie, ajang ini juga dimanfaatkan sebagai latihan tandem battle dan penyetelan mesin atau suspensi, agar lebih siap menghadapi event yang akan datang. Sementara dua peserta asal Yogyakarta dan Banten sengaja membawa mobil pickup drift dan retro drift untuk mengikuti ajang latihan bersama ini.

Akhir acara dimeriahkan dengan perlombaan antar kampung (tarkam) seperti, makan kerupuk dan balap karung. Perlombaan diikuti oleh para peserta dan penonton yang hadir menyaksikan latihan ini.


(UDA)