Lalu Lintas

Jalan Rusak dan Tak Disiplin, Musabab Travel Time Lambat

Ekawan Raharja    •    Kamis, 14 Dec 2017 14:02 WIB
lalu lintas
Jalan Rusak dan Tak Disiplin, Musabab <i>Travel Time</i> Lambat
Kondisi perbaikan jalan tol jelang arus mudik lebaran. ANTARA/Muhammad Iqbal/fz

Jakarta: Kondisi lalu lintas di Indonesia terbilang mengerikan. Waktu tempuh melakukan perjalanan terbilang lebih lambat dari Malaysia. Tentunya ini jadi satu hal yang membuat negara ini belum dewasa dalam berbagai hal yang berkenaan dengan sarana jalan.

Direktur Preservasi Jalan Direktorat Jendral Bina Marga, Hedy Rahadian, membeberkan rata-rata di Indonesia membutuhkan waktu 2 jam untuk menempuh jarak 100 kilometer. Padahal di Malaysia rata-rata waktu yang dibutuhkan sekitar 1,5 jam untuk 100 kilometer.

"Ada banyak alasan lalu lintas di sana lebih lancar. Salah satunya adalah kondisi jalanan," ujarnya di acara yang diselenggarakan Shell Bitumen pada Kamis (14/12/2017) di Hotel Ayana Midplaza Jakarta.

Bisa masyarakat saksiksan sendiri kalau jalanan di Indonesia banyak yang rusak. Hal ini tentu menghambat perjalanan.

Hedy mencatat setidaknya ada tiga masalah utama yang membuat jalanan di Indonesia cepat rusak. Mulai dari banyaknya kendaraan dengan muatan berlebih yang melintas, drainase yang kurang baik, serta kualitas konstruksi jalan.

"Di kita memang ada isu mengenai kualitas konstruksi jalanan, hal ini termasuk perancangan, pelaksaan, dan material. Hal ini terus menjadi perhatian kita."

Dia ambil contoh adalah jalan tol lingkar luar Jakarta (JORR) yang sering diperbaiki. Menurutnya di sana banyak kendaraan dengan muatan berlebih yang melintas, sehingga sering terjadi perbaikan jalan untuk menjaga kondisi agar tetap baik.


(UDA)