Desain Hypercar Valkyrie Nyaris Final

M. Bagus Rachmanto    •    Sabtu, 15 Jul 2017 07:19 WIB
aston martinsupercar
Desain Hypercar Valkyrie Nyaris Final
Aston Martin belum mengumumkan harga resmi AM-RB001 Valkyrie. Tetapi pemesanan sudah dibuka. caranddriver/astonmartin

Metrotvnews.com: Sejak gambarnya -hanya gambarnya- diperkenalkan Aston Martin dalam Jenewa International Auto Show 2016, sejak itu hypercar AM-RB001 Valkyrie menjadi perbincangan. Desainnya yang mengutamakan aerodinamika dinilai sangat radikal untuk sebuah mobil jalan raya, bahkan untuk sirkuit balap Formula 1.

Sepertinya tim desain eksterior Red Bull Racing di bawah pimpinan Adrian Newey mencurahkan semua ide-ide out of the box mereka yang tidak terlampiaskan ketika merancang RB9 hingga RB13. Peraturan teknis Formula 1 yang ketat memang punya banyak rambu-rambu demi memastikan semua tim dapat memenuhinya -bukan buat dilampaui.

Setelah beberapa kali revisi, akhirnya Aston Martin dan Red Bull Racing menyatakan sudah membangun mock-up Valkyrie. Artinya hypercar ini siap diproduksi massal pada 2018 sesuai jadwal awal. Rangkaian fotonya pun disebar ke media massa.

"Sebenarnya ini juga masih 95 persen, jadi mungkin masih ada perubahan detailnya. Newey masih mau menambah downforce-nya," kata Direktur Desain Aston Martin, Miles Nurnberger, sebagaimana dikutip dari caranddriver (14/7/2017).

baca juga: Seradikal Inilah Desain Valkyrie

Di dalam keterangan yang menyertai foto-foto desain terbarunya, Valkyrie disebutkan bisa menghasilkan downforce sebesar 1,8 ton. Hebatnya tidak terlihat ada sayap belakang besar ala balap Fomula 1 dan Le Mans untuk mengarahkan aliran angin dari depan agar mendapatkan gaya tekan tekan yang membuat mobil tetap lengket di aspal tersebut.

Gaya tekan sebesar itu berasal dari desain kolongnya yang berupa V-Tunnel dengan sepasang difuser gambot di ujung buritan. Bila diperhatikan benar desain underbody Valkyrie dari depan atau belakang siluetnya seperti kapal catamaran, di antara dua cadik (ban) kiri dan kanan terdapat kabin yang bagian dasarnya agar lebih tinggi. Ruang kosong antara ban dan kabin itu membentuk terowongan angin yang luas.

Di ujung buritan yang besar, terdapat sepasang lampu rem dan sein yang Aston Martin klaim sebagai terkecil tapi paling terang di kelasnya. Di antaranya terdapat highmount LED stop lamp terintegrasi dengan cangkang belakang kokpit. Headlamp LED di ujung haluannya disebut pabrikan sportcar asal Inggris itu lebih ringan hingga 40 persen dari unit headlamp teringan yang ada di pasaran.



Eksotisme juga terlihat di interior sempit kokpit yang hampir semuanya terbuat dari bahan serat karbon. Tidak terkecuali sepasang bucketset dengan posisi duduk nyaris rebah layaknya mobil balap Formula 1. Pembuatannya pun sama, dua jok dengan sabuk pengaman empat titik tersebut akan dicetak sesuai ukuran tubuh pemiliknya. Tentu saja dengan sedikit melonggarkannya agar pengemudi bertubuh besar bisa duduk nyaman.

Kaca depan kokpit nyaris bulat yang selain karena alasan aerodinamika juga untuk memastikan pengendara memiliki pandangan luas ke segala arah. Kaca spion samping dan tengah digantikan dengan kamera yang hasilnya ditayangkan di layar monitor di sudut bawah pilar A.

Seperti pada mesin balap modern, semua switchgear Valkyrie ada di roda kemudi yang dimudah dicopot. Di tengah kemudinya terdapat layar OLED yang menampilkan informasi kinerja mobil yang paling penting. Sebuah tombol pengisian baterei dan ERS ada di bawah indikator bahan bakar. Selain mesin V-12, performanya dibantu dengan beberapa sistem hybrid yang bekerja bersamaan.

 


(LHE)