Teknologi Otomotif

Stasiun Isi Ulang Baterai Mobil Listrik, Eksis Sejak 1890

Ahmad Garuda    •    Selasa, 04 Jul 2017 17:11 WIB
teknologi otomotif
Stasiun Isi Ulang Baterai Mobil Listrik, Eksis Sejak 1890
Penggantian baterai mobil listrik sudah ada sejak 1890.

Metrotvnews.com: Mobil listrik dan cara pemasarannya semakin unik. Bukan hanya dengan menyediakan stasiun pengisian ulang baterai, namun juga menyiapkan penggantian unit baterai di stasiun khusus. Namun tahukah Anda, bahwa sistem isi ulang dengan menukar baterai kosong dengan baterai yang sudah terisi penuh ini sudah eksis sejak 1890?

Yap, itu adalah era pertama mobil berbentuk modern empat roda mulai dikenalkan di dunia. Namun teknologi mobil listrik yang menganut sistem sangat sederhana sudah lahir. Bahkan dengan ide menukarkan baterai kosong dengan baterai yang terisi penuh pun sudah ada sejak saat itu.

Perusahaan pertama yang menggunakan teknologi ini adalah sebuah perusahaan taksi di Amerika menggunakannya untuk menghemat waktu pengisian baterai di mobil itu. Jangan menganggap bahwa saat itu adalah penggantian aki biasa ya. Mengingat mereka pun sudah memiliki taksi yang menggunakan metode penggerak motor listrik.

Pengisian baterai di stasiun pengisian bbm.

Jadi setiap taksi yang beroperasi saat itu, jika sudah menempuh jarak tertentu, maka mereka diharuskan kembali ke markasnya. Tujuannya adalah untuk melakukan penggantian baterai dan bisa kembali melayani penumpang.

Sayangnya, perusahaan taksi dengan mobil listrik yang beroperasi di Amerika saat itu, harus gulung tikar setelah tidak sampai dalam hitungan 10 tahun. Mengingat minyak hasil bumi yang melimpah ruah, membuat produsen otomotif dunia berlomba-lomba menciptakan mobil dengan mesin bensin atau diesel. Sehingga teknologi mobil listrik yang sudah mulai dikembangkan saat itu, harus rela disuntik mati.

Hal yang cukup mengherankan, karena di abad ke-20, teknologi mobil listrik kembali banyak digandrungi. Mengingat harga minyak dunia yang semakin meroket. Sehingga satu-satunya penggunaan energi terbarukan yang bisa dimanfaatkan adalah mesin listrik.

Kini, teknologi listrik semakin jadi patron. Terlebih dengan kesuksesan Tesla membawa semua variannya ke pasar otomotif dunia dan menghilangkan alibi serta anggapan bahwa mobil listrik takkan diminati masyarakat. Uniknya, mereka juga mencontoh sistem penggantian baterai di gerai-gerai tertentu,


(UDA)