Industri Otomotif

Tiongkok Tangguhakan Tarif Tambahan Produk Otomotif Amerika

M. Bagus Rachmanto    •    Minggu, 16 Dec 2018 09:30 WIB
industri otomotif
Tiongkok Tangguhakan Tarif Tambahan Produk Otomotif Amerika
'Perang dagang' AS-Tiongkok saling tangguhkan tarif impor kendaraan. Carscoops

Jakarta: Gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok berpengaruh terhadap situasi perdagangan kedua negara. Salah satunya berpengaruh terhadap industri otomotif keduanya

Dilaporkan Carscoops, Departemen Keuangan Tiongkok telah mengumumkan bahwa mereka akan menangguhkan tarif tambahan pada kendaraan dan suku cadang mobil buatan AS selama tiga bulan, mulai dari 1 Januari 2019.

Langkah ini menyusul gencatan senjata dalam perang dagang antara AS dan Tiongkok, karena kedua negara itu diatur untuk menegosiasikan kesepakatan perdagangan baru.

Tiongkok akan menangguhkan tarif 25 persennya pada 144 kendaraan dan barang-barang suku cadang mobil, serta tarif 5 persennya untuk 67 item mobil lebih lanjut, yang akan berlaku pada 1 Januari-31 Maret 2019.

Dengan pemberlakuan tarif baru tersebut, kendaraan buatan AS hanya akan dikenakan tarif 15 persen, bukan 40 persen.

Penangguhan tarif diumumkan setelah pembelian besar pertama kedelai AS sejak Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping menyetujui gencatan senjata, di forum G20 pada awal Desember lalu.

Gencatan senjata antara kedua negara juga menghentikan rencana AS untuk menaikan tarif atas barang-barang Tiongkok sebesar US200 miliar atau sekitar Rp2,9 trilun, yang akan diberlakukan mulai 1 Januari 2019.


(UDA)