Tips Mobil

Ini Efek Ban Mobil yang Kelebihan Tekanan Angin

M. Bagus Rachmanto    •    Kamis, 17 Nov 2016 09:58 WIB
tips mobil
Ini Efek Ban Mobil yang Kelebihan Tekanan Angin
Tekanan angin ban mobil yang berlebih bikin aus di bagian tengah. M5board

Metrotvnews.com, Jakarta: Mengisi tekanan angin ban mobil harus tepat. Jika tidak sesuai dengan yang dianjurkan, si karet bundar berpotensi cepat rusak. Risiko terburuk mobil bisa mengalami pecah ban saat dikendarai saat kecepatan tinggi.

Menurut General Manager Marketing & Sales Retail GT Radial, Arijanto Notorahardjo, efek tekanan angin yang berlebih (over inflation) akan membuat keausan ban di bagian tengah. Mobil juga terasa terombang-ambing saat digunakan. Ini situasi yang sangat berbahaya karena mobil cenderung sulit dikendalikan.

Mengisi angin yang berlebih juga dapat membuat tekanan di sisi pelek. Hal ini berpotensi membuat ban mudah rusak dan gampang meledak jika menabrak lubang atau benda lainnya di jalan.

Arijanto menyarankan untuk tidak membawa beban/muatan secara berlebihan. Tujuannya agar kondisi ban lebih awet. Sebab, beban berlebih akan meningkatkan tekanan di ban.

Berdasarkan hasil pengetesan, 80 persen kerusakan pada ban disebabkan oleh tekanan angin yang tidak tepat. Bisa jadi angin terlalu keras atau kurang angin. Untuk itu selalu pastikan tekanan ban mobil sesuai petunjuk dari pabrikan yang menempel di bagian pintu pengemudi.

 


(HIL)