Industri Otomotif

Shell Lubricants Siap Hadapi Regulasi Euro 4

Ekawan Raharja    •    Rabu, 15 Aug 2018 18:29 WIB
industri otomotifshell
Shell Lubricants Siap Hadapi Regulasi Euro 4
Lini produk Shell Lubricants di Indonesia. Medcom.id/Ekawan Raharja

Bekasi: Perubahan regulasi standar emisi dari Euro 2 menjadi Euro 4 untuk mobil turut berdampak ke beberapa komponen. Salah satunya yang juga harus menyesuaikan adalah pelumas mesin yang harus bisa mengakomodir mesin-mesin berspesifikasi emisi Euro 4.

Shell Lubricants sebagai salah satu produsen pelumas di Indonesia akui kalau mereka sudah siap menghadapi kebijakan ini. Menurutnya produk-produk Shell di Indonesia memiliki standar yang sama dengan produk di luar negeri.

"Sudah cocok dengan Euro 4, sudah di buat dengan standar internasional," jawab Direktur Pelumas PT Shell Indonesia, Dian Andyasuri, Rabu (15/8/2018) di Marunda Bekasi.

Bahkan Dian dengan yakin kalau produk mereka juga sudah bisa hingga Euro 5. Mengingat Shell juga bermitra dengan Ferrari yang memiliki spesifikasi tinggi di Italia.

Sebut saja Shell Helix untuk mobil bermesin bensin dan Shell Rimula untuk mobil bermesin diesel sudah siap untuk standar emisi Euro 4. Mengingat pemerintah sepakat dengan para agen pemegang merek (APM) untuk memulai produksi atau impor mobil-mobil bermesin bensin baru berstandar emisi Euro 4 pada per Oktober 2018.

"Kita kan sedang menuju ke sini (Euro 4), kita tidak masalah dan siap," tambah Direktur Teknik PT Shell Indonesia, Bambang Wahyudi, dikesempatan yang sama.

Bahkan saat ini, merek pelumas asal Belanda ini semakin menyakini konsumen dengan sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Kedua sertifikat tersebut baru ditemui di pelumas-pelumas milik Shell, dan beberapa produsen pelumas lainnya seperti Federal, Castrol, atau bahkan Mobil belum memiliki sertifikasi ini.


(UDA)