Teknologi Otomotif

Dubai Uji Coba Taksi Terbang Otonom

M. Bagus Rachmanto    •    Jumat, 29 Sep 2017 08:55 WIB
teknologi otomotif
Dubai Uji Coba Taksi Terbang Otonom
Autonomous Air Taxi (AAT) proof-of-concept. Theverge

Metrotvnews.com: Dubai Civil Aviation Authority (DCAA) telah melakukan uji coba taksi terbang otonom yang disebut Autonomous Air Taxi (AAT) proof-of-concept. Pengujian dilakukan di wilayah Jumeirah Beach Residence, Dubai, Uni Emirat Arab, pekan lalu.

Dikatakan, pengujian taksi terbang itu berlangsung selama lima menit di ketinggian 650 kaki, di sekitar lingkungan perumahan yang berangin, dan disaksikan langsung oleh Putra Mahkota Dubai, Shaikh Hamdan Bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

"Setelah menyaksikan keberhasilan pengujian taksi terbang otonom, kami yakin dapat membawa perubahan positif. Kami terus mengeksplorasi peluang untuk melayani dan memakmurkan masyarakat," kata Sheikh Hamdan seperti dirilis Theverge. 

Menurut Volocopter, pengujian prototype ini juga tergolong cepat, karena hanya dipersiapkan selama tujuh bulan setelah rencana tersebut diumumkan. Untuk diketahui, ATT dibuat oleh perusahaan autonomous air vehicles asal Jerman, bernama Volocopter.

Volocopter mengatakan, nantinya ATT akan dilengkapi dengan peralatan keselamatan seperti parasut, sembilan sistem baterai independen, dan baterai plug-in dengan kemampuan pengisian cepat. Pada versi prototipe pengisian baterai membutuhkan waktu dua jam.

"ATT sudah mampu terbang berdasarkan jalur GPS hari ini, dan kami akan mengerahkan seluruh kemampuan guna mengantisipasi rintangan yang tidak diketahui di jalan," kata CEO AAT, Florian Reuter.

Sebelumnya, negara dengan sistem kerajaan itu juga mengumumkan penggunaan armada taksi dari Tesla. Artinya negara ini sudah benar-benar sadar akan pentingnya teknologi terkini dalam industri transportasi.


(UDA)