Industri Otomotif

Ford Tawarkan Pensiun Dini ke 15 Ribu Pegawainya

Ekawan Raharja    •    Jumat, 09 Jun 2017 16:19 WIB
ford
Ford Tawarkan Pensiun Dini ke 15 Ribu Pegawainya
Deretan mobil Ford di sebuah dealer di Miami, Florida, AS. Joe Raedle/Getty Images/AFP

Metrotvnews.com: Langkah perampingan organisasi Ford Motor Company terus berjalan. Setelah menutup unit usaha di beberapa negara dan mengganti pucuk pimpinan, kini Ford menawarkan pensiun dini kepada 15 ribu karyawannya di seluruh dunia.

Target dari program tersebut sebagaimana dikutip dari Fox Business, Jumat (9/6/2017), adalah memangkas 10 persen dari 15 ribu karyawannya. Sebanyak 1400-an karyawan yang dijadikan target pengurangan itu terutama di departemen pemasaran, komunikasi, keuangan dan hubungan dengan pemerintahan.

"Pekerja yang sukarela mengambil pensiun dini akan non-aktif per 30 September ini," kata jubir perusahaan otomotif yang berbasis di Amerika Serikat ini.

baca juga: Ford akan Rumahkan 10% Karyawan

Para analis melihat rencana Ford memangkas sekitar 10 persen karyawan adalah demi memperbaiki neraca keuangannya yang terus memburuk . Pelopor industri massal otomotif tersebut harus membuktikan diri ke pemegang saham bahwa masih mampu mencetak laba ketika penjualan Tiongkok dan Amerika Serikat sedang lesu.

Pensiun dini adalah salah satu program yang belum sempat Mark Field laksanakan semasa menjabat CEO Ford. Field memilih merampingkan karyawan setelah usaha mengangkat harga saham yang terus anjlok dan membuat dewan komisari frustasi pada Maret lalu menemui kegagalan.

baca juga: Ford Mendadak Ganti CEO-nya

Penggantinya, Jim Hackett, menegaskan akan mempercepat realisasi program kerja itu dan memangkas jalur birokrasi pengambilan keputusan. Jim Hackett baru-baru ini telah menata ulang menajemen dan mendelegasikan sebagian fungsi kewenangan kepada dua pimpinan global Ford, Jim Farley dan Joe Hinrichs.

 


(LHE)