Industri Otomotif

Datsun Tak Gentar Wuling Jual MPV Murah

Ekawan Raharja    •    Rabu, 14 Jun 2017 14:50 WIB
datsun
Datsun Tak Gentar Wuling Jual MPV Murah
Datsun yakin masih banyak pasar otomotif yang bisa dimanfaatkan, meski persaingan semakin ketat. MTVN/Ekawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Wuling Motors bersiap masuk ke pasar otomotif tanah air dengan memperkenalkan mobil jenis multi vehicle purpose (MPV) yakni Confero S. Kehadiran pemain baru ini bakal semakin meramaikan pasar otomtif tanah air, karena selain ketambahan merek baru dan juga harga yang ditawarkan sangat miring untuk mobil sekelasnya.

Salah satu tenaga penjual Wuling Motors di Jakarta Fair 2017 menyebutkan bahwa harga Confero S akan berkisar Rp130 juta hingga Rp165 juta. Angka tersebut jelas jauh di bawah Toyota Avanza yang di banderol mulai dari Rp187 juta, Honda Mobilio yang di jual mulai dari Rp189,5 juta, atau Suzuki Ertiga yang dipasarkan dengan harga paling murah Rp186 juta.

Wuling Confero S di Jakarta Fair. Wuling Motors

Bahkan jika dibandingkan dengan mobil di kelas low cost green car, harganya juga tidak terpaut jauh. Ambil saja contoh Datsun Go+ Panca yang mulai dari Rp98,7 juta, Toyota Calya dihargai mulai dari Rp134,6 juta, atau Daihatsu Sigra Rp108,9 juta.

Secara tidak langsung, LMPV asal Tiongkok tersebut akan sedikit banyak mempengaruhi segmen LMPV dan LCGC tujuh penumpang. Namun Datsun tidak takut dan menganggap ini sebagai kompetisi yang sehat.

"Kompetisi selalu ada, maksudnya dengan adanya waktu kemarin ada pemain di segmen LCGC, kompetisi sehat pasti tentu ada perubahan. Tetapi pada akhirnya Datsun sudah punya strategi juga, kita sudah mempersiapkan produk yang akan kita luncurkan juga, intinya konsumen yang akan memilih," ucap Head of Datsun Indonesia, Indrie Hadiwidjaja, Senin (12/6/2017) di Roemah Kuliner Jakarta.

Optimisme Datsun tetap tinggi karena melihat pasar Indonesia yang masih sangat besar belum tergarap. Penjualan mobil saat ini masih di kisaran satu juta unit, dengan perbandingan jumlah penduduk Indonesia mencapai 250 juta orang.

"Kita kan sekarang baru satu juta unit, sedangkan penduduk Indonesia 250 juta orang, yang produktif yang mampu beli mobil mungkin 20 persen. 20 Persennya saja sudah 50 juta orang, cukup banyak ruang," beber Indrie.

Meski demikian, wanita energik ini masih belum bisa memprediksi bagaimana peta pasar otomotif ke depannya setelah Wuling Motors hadir. Hanya saja masih ada ceruk-ceruk pasar yang bisa dimanfaatkan sebagai potensi terbesar.


(UDA)