Bahan Bakar

Bahan Bakar Biodiesel Bantu Kurangi Impor BBM

Ekawan Raharja    •    Kamis, 06 Sep 2018 15:00 WIB
pertaminabahan bakar gas
Bahan Bakar Biodiesel Bantu Kurangi Impor BBM
Penggunaan Biodiesel B20 dinilai bisa membantu mengurangi ketergantungan impor BBM. Hino

Jakarta: Pemerintah berencana untuk menerapkan biodiesel B20. Penerepan ini juga dinilai oleh pemerintah bisa mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM) dan membantu perekonomian negara.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, secara jelas menyebutkan penggunaan biodiesel akan mengurangi impor minyak yang tidak sedikit. Bahkan diperkirakan bisa mengurangi biaya antara USD5-6 miliar.

"Target saya sudah saya berikan kepada menteri-menteri agar dalam satu tahun ini betul-betul ada perubahan di penyelesaian defisit transaksi berjalan," ujar Jokowi  saat seremoni Realisasi 1 Juta Unit Ekspor CBU pada Rabu (5/9/2018) di Tanjung Priok Jakarta.

Dengan penggunaan Biodiesel B20, pemerintah bisa menghemat devisa karena kuota BBM impor berkurang. Sehingga jika impor ditekan maka devisa bisa dihemat.

Penggunaan Biodiesel B20 bisa memperbaiki performa difisit neraca perdagangan Indonesia di sektor minyak dan gas (migas). Selama enam bulan terakhir defisit USD5,4 miliar, sedangkan non migasnya surplus USD4,4 miliar. Namun jika digabungkan maka totalnya masih defisit.

"Kami percaya begitu laksanakan B20, sampai akhir tahun secara total kita tidak defisit lagi, ditambah dengan kegiatan pariwisata," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution, awal Agustus silam.


(UDA)