Mobil Bekas

Bursa Mobil Bekas Wadah Edukasi Pemasaran untuk Dealer di Daerah

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 14 Nov 2016 16:00 WIB
mobil bekas
Bursa Mobil Bekas Wadah Edukasi Pemasaran untuk <i>Dealer</i> di Daerah
Bursa mobil bekas menjadi sarana edukasi antara penjual dan pembeli. MTVN/M. Bagus Rachmanto

Metrotvnews.com, Semarang: Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menunjukkan angka penjualan mobil baru belum menunjukan perbaikan hingga September 2016. Hal ini berlaku untuk hampir semua brand.

Namun, gejala serupa tidak terjadi di pangsa pasar penjualan mobil bekas. Penjualan mobil bekas yang tidak pernah dijagokan justru memberikan alternatif pilihan bagi masyarakat yang ingin punya mobil. Terlebih saat daya beli yang sedang lemah.

Perkembangan penjualan mobil bekas kini kian merata ke banyak daerah. Salah satunya di Semarang, Jawa Tengah, yang kini mempunyai bursa mobil bekas Carmudi Sentra Otomotif “Carsentro”. Kehadiran mereka membuat konsumen tak perlu keluar zona untuk membeli sebuah mobil bekas. Apalagi harus datang langsung ke Jakarta.

CEO Carmudi Subir Lohani, sadar penetrasi penjulan mobil online sedang tinggi saat ini. Namun, hal itu tak berarti pemasaran secara offline tak dilakukan. Justru, langkah itu tetap diperlukan untuk menyempurnakan sisi online.

Awalnya, Carmudi hanya display 100 unit mobil. Kini, bertambah menjadi 120 unit. Target penjualan pun telah terlampaui, dari 50 unit sebulan menjadi 80 unit yang terjual dalam sebulan.

Subir percaya kehadiran bursa mobil bekas juga menjadi wadah edukasi kepada para penjual untuk memasarkan mobilnya. Adanya bursa mobil bekas pun diklaim bisa memberikan rasa aman kepada warga Semarang dari aksi penipuan, atau calo yang ingin mengambil keuntungan dari calon pembeli.

Tak lupa, Subir memberi saran kepada calon pembeli untuk lebih dulu memastikan kelengkapan dokumen mobil yang akan dibeli. Hal itu harus dilakukan agar tidak menimbulkan masalah pada kemudian hari. Sebaiknya periksa kondisi fisik kendaraan dan mesin dengan teliti.

"Apabila Anda ragu, bawa mekanik yang bisa memberikan pendapat secara teknis. Mekanik harus memastikan mobil yang akan Anda beli dalam kondisi prima," tutup Subir.


 


(HIL)