Industri Otomotif

Pekerja Interior Mobil, Dilatih Khusus di IATS

Ekawan Raharja    •    Senin, 20 Nov 2017 16:56 WIB
industri otomotif
Pekerja Interior Mobil, Dilatih Khusus di IATS
IATS digelar untuk meningkatkan kemampuan trimmer Indonesia. IATS

Jakarta: Indonesia Authorized Trimmer Summit (IATS) menggelar kegiatan workshop IATS Masterclass untuk para pekerja interior mobil (trimmer). Di sini mereka memberikan pelatihan berupa standar nasional untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mengenai dunia interior otomotif.

Ketua Umum IATS, Oscar Widjaja, menjelaskan kalau para trimmer di Indonesia membutuhkan standarisasi agar bisa mengerjakan interior mobil dengan kualitas yang terbaik dan harga bersaing. Hal ini juga untuk menjaga agar industri interior mobil bisa terus tumbuh dengan baik dan kompetitif.

"Setiap trimmer yang mengikuti IATS MASTERCLASS, akan disertifikasi sebagai bukti mereka memiliki standar kualitas pengerjaan interior sesuai ketentuan IATS. Tujuannya untuk menyeragamkan Standar Nasional IATS (SN IATS) di setiap member yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Oscar Widjaja Minggu malam (19/11/2017) di Couleur Hotel Jakarta.

Selain itu dengan adanya sertifikasi ini, diharapkan para trimmer asal Indonesia bisa diakui di kancah industri interior mobil dunia. Sehingga karya-karya rancangan trimmer Indonesia bisa mencapai luar negeri.

Berbicara pelatihannya, SN IATS mengacu kepada pengerjaan kulit interior seperti hasil kerja pabrikan otomotif. Sehingga hasil pengerjaanya akan mengedepankan keamanan, kemewahan, dan efisiensi pengerjaan yang berujung kepada harga bersaing di antara trimmer serta standar yang jelas.

"Kalau kiblat atau gaya pengerjaan, kita kembali lagi kepada Original Equipment Manufacturer (OEM). Ada yang bergaya Jepang, Amerika Serikat, atau Eropa, sesuai dengan produsen mobil masing-masing," tambah Oscar.

IATS Masterclass akhirnya sukses memberikan sertifikasi kepada 23 member di 15 kota di seluruh Indonesia. Rencananya ke depan, pelatihan ini akan dilakukan setiap 6 atau 12 bulan sekali disesuaikan dengan perkembangan industri interior otomotif.

"Kita memastikan pelatihan ini cukup 6-12 bulan ke depan untuk mengikuti standar kelas dunia. Sampai nanti ada pembaruan, baru nanti kami kembali informasikan," tutup Oscar.


(UDA)