Industri Otomotif

Revolusi Industri Otomotif 4.0, Tak Boleh Lupakan SDM

Ekawan Raharja    •    Kamis, 17 Jan 2019 12:34 WIB
toyotaindustri otomotif
Revolusi Industri Otomotif 4.0, Tak Boleh Lupakan SDM
Penyediaan SDM yang berkompetensi industri 4.0 juga harus diperhatikan. Toyota

Makassar: Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin) telah merancang peta jalan menuju era industri 4.0. Selain meningkatkan kemampuan fasilitas, tentu saja era industrial robotik ini harus diikuti dengan penyesuaian sumber daya manusia (SDM).

Peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) bisa dilakukan melalui link and match antara pendidikan dengan industri melalui program vokasi. Sehingga ketika terjun ke dunia kerja, SDM yang tersedia bisa langsung cocok dengan teknologi industri 4.0 yang sudah diusung.

"Program vokasi industri sangat strategis dalam meningkatkan daya saing industri melalui pengembangan SDM. Selain itu, vokasi bisa mendukung penyediaan angkatan kerja yang siap terjun langsung di dunia industri apalagi jika didukung dengan sertifikasi khusus," sambut Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam, melalui keterangan resminya.

Dalam peta jalan era industri 4.0, industri otomotif termasuk ke dalam 5 sektor percontohan dalam memperkuat fundamental struktur industri di tanah air. Toyota mengakui bahwa mereka ingin berperan aktif untuk meningkatkan standar kualitas SDM melalui program vokasi.



TMMIN sudah melakukan kerjasama dengan sejumlah SMK di Jawa Barat dan sudah menyerahkan sejumlah bantuan berupa 142 unit alat peraga dalam berbagai bentuk. Terakhir di acara peluncuran Program Vokasi Industri di 5 Kota oleh Kemenperin, yang berlangsung di Makassar, Toyota ikut menyerahkan lima unit mobil utuh dan 5 unit mesin.

Selain itu, pabrikan terbesar di Indonesia ini juga sudah menyiapkan program vokasi industri selama enam bulan. Program ini mencakup keterampilan dasar, hingga praktik langsung di line produksi TMMIN. Jurusan yang ditawarkan adalah berhubungan dengan manufakturing otomotif seperti logistik, pemeliharaan, percetakan, dan manajemen produksi.

Tentu saja tidak hanya TMMIN saja yang sudah ancang-ancang menuju era indsustri 4.0. Suzuki dan DFSK juga memastikan bahwa fasilitas produksi milik mereka sudah siap menuju era industri masa depan tersebut.


(UDA)