Mobil Listrik

Bantu Percepat Regulasi, BMW Siap Serahkan Mobil Listrik

Ekawan Raharja    •    Kamis, 01 Mar 2018 11:52 WIB
mobil listrikbmw
Bantu Percepat Regulasi, BMW Siap Serahkan Mobil Listrik
BMW X5 Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) jadi unit mobil yang akan diserahkan ke pemerintah. medcom.id/Ekawan Raharja

Jakarta: Senin, 26 Februari 2018 lalu, Mitsubishi menyerahkan 10 unit mobil listrik kepada pemerintah melalui Kementerian Perindustrian. Maksud penyerahan tersebut untuk memberikan kesempatan kepada pemerintah melakukan riset singkat mempercepat regulasi mobil listrik di Indonesia. Selain pabrikan Jepang tersebut, BMW akan menyusul melakukan hal serupa.

Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'Tania, membeberkan rencana untuk menyerahkan mobil listrik ke pemerintah. Diharapkan penyerahkan ini dapat digunakan sebagai bahan studi sebelum akhirnya menelurkan regulasi kendaraan emisi karbon rendah (low carbin emision vehicle/LCEV).

"Saat ini masih tahapan diskusi dengan pemerintah. Jadi saya juga belum bisa beritahu kapan bisa dilakukan dan apakah sudah final karena masih dalam tahap diskusi," ungkap Jodie Rabu (28/2/2018) di Plaza Senayan Jakarta.

Rencananya, pabrikan asal Jerman itu menyerahkan BMW X5 Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Selain itu mereka juga berencana untuk menyerahkan pula port pengisian baterai mobil lstrik agar bisa diriset oleh pemerintah.

"Termasuk untuk perawatan juga kita tanggung, karena mobil tersebut memerlukan perawatan selama dalam tahap riset berlangsung."

Rencana BMW diakui memiliki tujuan yakni sebagai bentuk transfer teknologi. Sehingga ke depannya masyarakat, khususnya pemerintah, paham mengenai penggunaan, kemudahan, dan manfaat yang didapatkan dengan menggunakan mobil listrik.

"Jadi berikan pengetahuan yang cukup lengkap seputar kendaraan listrik BMW, karena orang tidak akan mengerti kalau kita hanya jelaskan melalui presentasi. Mereka harus coba, harus lihat aplikasinya sehari-hari seperti apa, charging station yang dibutuhkan seperti apa," tambah Jodie.

BMW berharap bahwa nantinya regulasi yang dihasilkan oleh pemerintah bisa memihak kepada konsumen. Mengingat mobil listrik adalah hal baru di Indonesia, maka perlu diberikan insentif dan kemudahan kepada konsumen agar dapat berkembang.


(UDA)