Jalur Mudik 2017

Waspada Lalui Jalur Fungsional Tol saat Mudik

Ahmad Garuda    •    Kamis, 22 Jun 2017 08:54 WIB
tips mudik
Waspada Lalui Jalur Fungsional Tol saat Mudik
Selain gelap, jalan bergelombang dan sempit, mewajibkan kita berhati-hati saat melintasi jalur fungsional. MI/Ramdhani

Metrotvnews.com, Jakarta: Dibukanya tol fungsional di beberapa ruas jalur mudik, memang dirasakan cukup membantu, karena bisa mengurangi titik-titik kemacetan lalu lintas. Terlebih saat musim mudik seperti saat ini. Namun patut diwaspadai, lantaran jalur tol tersebut belum dilengkapi pembatas jalan dan jalurnya belum sempurna.

Jalur dengan permukaan seperti ini memang sangat berbahaya. Apalagi tidak dilengkapi dengan penerangan yang memadai, membuat para pemudik harus berhati-hati saat melintas di malam hari.

"Saat melintasi jalur dari Brebes ke Gringsing di tol fungsional tersebut, harap berhati-hati karena kondisinya memang sangat berbahaya. Permukaan beton bercampur dengan semen dan pasir, membuat jalanan jadi sangat licin. Belum lagi debu beterbangan, membuat jarak pandang jadi berkurang," klaim Agam Yudha, salah satu pemudik.

Dari beberapa dokumentasi yang tersebar, baik dari lini masa sosial media maupun halaman media massa nasional, beberapa kecelakaan kecil hingga besar sudah terjadi di jalur ini. Termasuk terdapat mobil pemudik yang terperosok ke parit kecil lantaran kurang berhati-hati.

Lebar jalan yang hanya sekitar 6 meter itu acap kali penuh ketika dilewati dua kendaraan pemudik yang berjalan beriringan. Di beberapa titik ruas jalan, seperti di Jembatan Karangjati, kepadatan juga terjadi sehingga laju kendaraan merayap. Namun, kepadatan tidak sampai menimbulkan kemacetan panjang.

Petugas Polres Tegal di pintu keluar Tol Karangjati, Aipda Anas, mengatakan, kepadatan mulai terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. "Sudah mulai padat, tapi sejauh ini masih lancar," katanya.

Menurut Anas, volume kendaraan akan meningkat pada Jumat dan Sabtu atau H-2 dan H-1 Lebaran. Meski begitu, Polres Tegal sudah mengantisipasi terjadinya penumpukkan kendaraan. Salah satunya dengan membuka pintu keluar tol sementara di Ujungrusi Adiwerna, Balamoa, dan Warureja.

"Untuk saat ini, pintu tol sementara belum dibuka. Kendaraan yang akan ke Tegal, keluarnya lewat Brexit. Sedangkan, yang akan ke Pekalongan dan Batang, keluarnya di Gringsing," ujarnya.


(UDA)