Industri Otomotif

Target Besar Mitsubishi Indonesia di 2018

Ekawan Raharja    •    Minggu, 18 Feb 2018 18:00 WIB
mitsubishiindustri otomotif
Target Besar Mitsubishi Indonesia di 2018
Target tinggi di pasang Mitsubishi Indonesia di 2018. Mitsubishi

Jakarta: Angin segar yang didapat Mitsubishi tahun lalu, ternyata berpengaruh besar terhadap strategi pabrikan itu kedepannya. Bahkan merek asal Jepang ini memiliki rencana besar untuk pasar nasional di 2018.

Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, Osamu Iwaba menjelaskan, mereka memasang target menjual 140 ribu kendaraan (retail sales calender year 2018). Target ini tentu jauh lebih tinggi dari capaian di 2017 yang mencapai 79.669 unit.

Jika dirinci, target ini dibagi untuk kendaraan penumpang sebanyak 94 ribu unit dan kendaraan niaga ringan sebanyak 46 ribu. Diklaim angka tersebut bisa dicapai karena pertumbuhan ekonomi Indonesia, pasar otomotif, dan lini produk yang dimiliki Mitsubishi.

"Kami tidak memiliki target penjualan Mitsubishi di negara lain. Tapi kami rasa ini bisa menjadi penyumbang nomor dua terbesar untuk penjualan global Mitsubishi," tambah President Director PT MMKSI, Kyoya Konda, di Empirica Jakarta beberapa waktu lalu.

Jika melihat dengan performa calender year 2017, ucapan Kyoya tentu sangat berasalan. Mengingat pasar terbesar Mitsubishi saat ini di pegang oleh Tiongkok dengan 129 ribu unit dan Amerika Serikat diposisi kedua dengan 104 ribu unit.

Agar terget ini terpenuhi, aliansi dari Nissan dan Renault ini berencana memaksimalkan Mitsubishi Xpander. Pabrik mereka yang berada di Kawarang bakal memaksimalkan produksi Xpander yang mencapai 10 ribu unit per bulan (termasuk untuk ekspor).

Kemudian pabrikan berlogo tiga berlian ini bakal melengkapi lini produknya. Produk yang dimaksud adalah Pajero Sport Limited Edition dan varian baru Triton Athlete.

Sayangnya tidak dijelaskan spesifikasi mengenai Pajero Sport Limited Edition. Sedangkan untuk Triton Athlete akan dihadirkan seperti yang sudah diperkenalkan pada Thailand Motor Show bulan November 2017. 

Strategi lain yang bakal dilakukan adalah menambah jumlah dealer mereka. Saat ini tercatat sudah ada 112 diler, dan akan digenjot menjadi 131 diler per Desember 2018.


(UDA)