Mobil Baru

Mercedes-AMG GLC43 Coupe Bakal Debut di Paris

M. Bagus Rachmanto    •    Rabu, 07 Sep 2016 09:47 WIB
mercedes-benz
Mercedes-AMG GLC43 Coupe Bakal Debut di Paris
Mercedes-AMG GLC43 Coupe. Superstreetonline

Merotvnews.com: Tampilannya memang terlihat lebih ringkas dengan ruang bagasi yang lebih sempit, kehadiran Mercedes-AMG GLC43 Coupe tetap dinanti para penggemarnya. Pabrikan asal Jerman itu kabarnya bakal menghadirkan SUV khasnya di Paris Motor Show 2016, bulan depan.    

Maksud kehadiran mobil dengan perawakan tangguh ini, tak lain untuk membendung BMW yang punya X6. Jantung mekanis AMG GLC43 Coupe menggunakan mesin kapasitas 3.0 liter, twin-turbo V6, yang mampu menghasilkan 362 daya kuda dan torsi 384 lb-ft. Mesin dengan tenaga besar itu diproduksi di pabrik yang sama dengan Mercedes-AMG GLC43 Crossover yang bertubuh normal.

Mesin V6 dikawinkan dengan sembilan percepatan otomatis, mengirimkan daya ke AMG-tuned sistem all-wheel-drive dengan 69 persen daya dorong kekuatan mesin ke roda belakang. Mercy mengklaim, powertrain cukup kuat untuk membuat coupe ini melesat dari 0-100 km per jam dalam 4,8 detik. Sementara, kecepatan tertingginya dibatasi hanya sampai 208 km per jam.

Jenis mid-size Sport Utility Vehicle (SUV) pertama lansiran Mercedes ini, memiliki daftar panjang performa lainnya. Seperti desain ulang bagian suspensi agar terlihat lebih sporty yang didasarkan di suspensi udara. Termasuk the adaptive damping system ads plus yang dapat disesuaikan dalam tiga mode. Yakni comfort, sport dan sport plus. Dan dua mode kemudi, yaitu comfort atau sport.

Visual bagian eksterior memperlihatkan desain terpisah pada bagian quad exhaust, spoiler belakang, serta pemasangan pelek 20 inci dan tersedianya pilihan pelek 21 inci, serta interior dengan aksen jahitan warna merah yang kontras. Mid SUV ini rencananya siap dijual di dealer Amerika pada akhir tahun, setelah debutnya di Paris Motor Show 2016.

Kalau melihat potensi kekuatan pasar, pastinya ini akan sangat masuk di segmen pasar mobil yang disenangi di Asia. Mengingat karakternya sudah bergaya SUV, namun tetap mengakomodasi kenyamanan sebuah sedan, bahkan hingga desainnya. Jadi bukan hanya di Eropa atau Amerika saja, namun di Asia dan Oceania pun potensi pasarnya cukup besar.


(UDA)