Miliuner Beli Mobil saat Stres

Ekawan Raharja    •    Minggu, 13 Nov 2016 09:37 WIB
penjualan mobil
<i>Miliuner Beli Mobil saat Stres</i>
Prestige Motorcars tetap optimis dengan bisnis dealer importir umum ke depannya. MTVN/Ekawan Raharja

Metrotvnews.com, Jakarta: Kondisi pertumbuhan ekonomi di Indonesia memang sedang melambat. Uniknya penjualan mobil melalui importir umum tetap baik. Ada indikasi, karakteristik konsumen yang unik membuat para penggila mobil-mobil premium tetap memburu mobil impiannya.

"Ini pasar yang terbatas. Tidak banyak terpengaruh terhadap ekonomi. Apalagi jika berbicara soal mobil bekas. Bahkan para miliuner melampiaskan stres dengan membeli mobil," ujar Presiden Direktur Prestige Motorcars, Rudy Salim, di PIK Avenue Jakarta, Sabtu (12/11/2016). 

Salah satu karakteristik ini yang kemudian membuat dealer importir umum yang berada di Pluit, Jakarta, tersebut banyak melakukan kegiatan pemasaran kepada komunitas-komunitas mobil premium. Bahkan 80 persen penjualannya disumbang melalui kegiatan promosi kepada komunitas-komunitas.

"Transaksi kemunckinan kecil jika kita pameran di pusat perbelanjaan. Pameran di pusat perbelanjaan untuk branding saja," kata Rudy.

Penjualan mobil di dealer Rudy dikuasai oleh penjualan mobil bekas pada saat ini. Perbandingan persentase dengan penjualan mobil baru bisa mencapai 70 persen berbanding 30 persen.

"Idealnya 70 persen untuk mobil baru dan 30 persen mobil bekas. Saat ini kondisinya terbalik. Namun hal itu bukan masalah besar," jelas Rudy.


(HIL)