Teknologi Mobil

Ternyata Banyak Pengemudi Tak Paham Fitur-Fitur Mobil Terkini

Ekawan Raharja    •    Kamis, 13 Oct 2016 07:50 WIB
teknologi otomotif
Ternyata Banyak Pengemudi Tak Paham Fitur-Fitur Mobil Terkini
Para pemilik mobil banyak yang tak paham mengenai fitur-fitur yang ada di dalam mobil mereka. MTVN/Ekawan Raharja

Metrotvnews.com: Perkembangan teknologi dari waktu ke waktu terus membuat fitur-fitur di dalam mobil bertambah. Namun para pabrikan otomotif selain mengembangkan teknologi otomotif, mereka juga harus berusaha mengedukasi konsumen mengenai fitur-fitur yang ditawarkan.

Penelitian yang dilakukan J.D. Power and Associates menunjukan banyak pengemudi mobil yang tak paham mengenai fitur yang ada di dalam mobil. Mereka melakukan penelitian terhadap beberapa orang, dengan memberikan mobil model 2016 selama 90 hari.

Beberapa mobil yang digunakan seperti BMW 2-series, BMW 4-series, Hyundai Genesis, Hyundai Tucson, Chevrolet Camaro, Kia Forte, dan Nissan Maxima. Para peserta penelitian ini diminta memberikan nilai untuk fitur-fitur yang ada di dalam mobil mereka. 

Setelah dirasakan, fitur blind-spot warning system dan kamera parkir mendapatkan nilai tertinggi. Sedangkan nilai terendah diberikan kepada sistem navigasi, dimana para sampel penelitian merasa kesulitan memasukan tujuan menggunakan perintah suara.

Penelitian juga menunjukan bahwa mereka tidak mengetahui apa saja yang bisa dilakukan oleh mobilnya. Sebanyak 43 persen tidak mengetahui bahwa mobil mereka sudah dilengkapi dengan Android Auto dan MirrorLink, serta 36 persen tak mengetahui soal Apple CarPlay. Ketiga aplikasi ini berguna menghubungkan telepon pintarnya dengan mobil, memungkinkan telepon pintar di akses dari layar di dashboard.

Bahkan beberapa sampel penelitian juga mengakui tidak menggunakan beberapa fitur yang disediakan karena tidak tahu cara pakai dan fungsinya. Contoh saja lebih dari 25 persen sampel penelitian tidak menggunakan fitur adaptive cruise control dan parkir otomatis. Bahkan lebih dari sepertiga sampel penelitian tidak tahu cara mengatur jok mereka karena sudah menggunakan sistem otomatis.

"Ini menjadi pertanda bahwa banyak teknologi yang ada di dalam mobil mereka tidak digunakan karena ketidaktahuan, baik tidak tahu maupun tidak mengerti cara menggunakannya. Kesenjangan pengetahuan ini bisa jadi akan bertahan lama," ujar Direktur Eksekutif Interaksi Pengendara J.D. Power, Kristin Kolodge, seperti dikutip dari dailymail.

Disebutkan di penelitian ini, para konsumen mengandalkan dealer untuk menjelaskan fitur di mobil mereka. Jadi tidak ada salahnya jika dealer memberikan pelatihan singkat kepada konsumen mereka mengenai mobil yang baru dibelinya.


(UDA)