Tips Mobil

Ekstra Fan dan Kipas Radiator Lemah Menyebakan Mesin Mobil Panas

M. Bagus Rachmanto    •    Kamis, 13 Oct 2016 14:07 WIB
tips mobil
Ekstra Fan dan Kipas Radiator Lemah Menyebakan Mesin Mobil Panas
Pastikan ekstra fan dan kipas radiator mobil berfungsi normal cegah mesin overheating. Autodiagnosis

Metrotvnews.com, Jakarta: Kondisi jalan yang macet dan udara panas berpotensi membuat mesin overheating (panas berlebih). Untuk itu, penting menjaga kondisi mesin selalu prima. Uniknya, masalah tersebut terjadi karena hal sepele, yaitu akibat ekstra fan AC dan kipas radiator mati.

Untuk mencegah hal tersebut, ada baiknya kita mengenal fungsi komponen dan cara merawat ekstra fan AC serta kipas radiator. Ekstra fan AC adalah komponen yang mempercepat pendinginan freon. Apabila sudah lemah/mati, proses kondensasi freon tidak berjalan baik.

"Mobil kekinian mengandalkan ekstra fan untuk mendinginkan mesin. Kalau sudah lemah apalagi sampai mati,  temperatur mesin bisa naik karena radiator panas. Disarankan periksa secara berkala. Jangan sampai kerusakan terjadi akibat ekstra fan/kipas radiator mati," kata Toha selaku pemilik bengkel mobil Pit Stop, di kawasan Jakarta Timur.

"Hubungan ekstra fan AC dan suhu mesin panas adalah, karena posisi yang berdekatan antara kondensor ac dan radiator. Ekstra fan ac yang mati tidak memberikan angin. Akibatnya suhu kondensor ikut tinggi. Ketika itu panas di kondensor diserap oleh radiator. Akhirnya radiator jadi panas hingga menyebabkan mesin overheating,” sambungnya.

Kemudian komponen kedua adalah kipas radiator. Komponen yang satu ini juga punya peran penting untuk membuang panas mesin dan memberi angin ke radiator. Hal itu dilakukan agar menjaga temperatur mesin tetap stabil. Untuk mobil keluaran terbaru biasanya hanya menggunakan satu kipas yang berfungsi juga sebagai ekstra fan.

"Ciri-ciri ekstra fan/kipas radiator lemah atau mati adalah AC jadi tidak dingin secara tiba-tiba akibat temperatur mesin naik. Mesin juga ngelitik saat indikator lewat dari setengah atau sudah menyentuh angka 90 derajat celsius," imbuh Toha.

Toha juga menegaskan, seaiknya mematikan AC jika mesin panas. Hal itu untuk mengurangi beban kerja mesin dan agar tidak memengaruhi peningkatan suhu mesin. Mobil yang hanya memiliki satu kipas sebaiknya menepi. Lalu, matikan mesin untuk mendinginkan suhu mesin agar tidak terjadi overheating.

Kerusakan atau ekstra fan/kipas radiator yang lemah pasti akan kita alami. Sebab, kompenen tersebut memiliki usia pakai tertentu. Jadi jangan abaikan komponen ini agar mobilitas Anda lancar tanpa kendala.


(HIL)