Tips Berkendara

Cegah Tabrakan Beruntun, Tambah Jarak Pengereman Saat Hujan

M. Bagus Rachmanto    •    Senin, 13 Feb 2017 15:16 WIB
safety driving
Cegah Tabrakan Beruntun, Tambah Jarak Pengereman Saat Hujan
Diperlukan jarak 4-5 detik antar mobil saat berkendara dengan kondisi hujan. Kia

Metrotvnews.com, Jakarta: Mencegah terjadinya tabrakan beruntun saat berkendara di musim hujan, penting menjaga jarak pengereman antar mobil, sehingga bisa mengantisipasi kemungkinan terjadinya pegereman mendadak dan daya cengkeram ban yang licin.  

Training Director The Real Driving Center (RDC), Marcell Kurniawan, menjelaskan jarak ideal saat mengemudi di bawah guyuran hujan lebih jauh dari kondisi biasanya. Dia berucap jarak ideal antar mobil saat hujan adalah 4-5 detik.

"Jaga jarak aman kendaraan lakukan three second rule. Bahkan kalau hujan atau jalanan basah, tambahkan detik ekstra dari tiga detik menjadi empat atau lima detik," jelas Marcell saat ditemui di Sunter Jakarta.

Hal ini dikarenakan permukaan jalanan yang licin membuat daya cengkeram ban berkurang. Belum lagi beban yang dibawa turut mempengaruhi jarak pengereman. Maka diperlukan jarak yang lebih lebar saat kondisi hujan atau jalanan licin.

Direktur Rifat Drive Labs, Rifat Sungkar, menjelaskan reaksi manusia mulai dari mata melihat kondisi di depan hingga kaki menginjak pedal rem memerlukan waktu sekitar 1 detik. Kemudian dalam kecepatan 100 kilometer per jam, mobil baru bisa berhenti total dalam tempo dua detik.

Untuk mengetahui jarak dengan tiga detik tersebut Rifat menjelaskan. Ketika sedang berjalan konstan, perhatikan kendaraan di depan dan cari objek statis yang ada di jalan. Setelah mobil di depan melewati objek statis tersebut, pengemudi bisa menghitung berapa lama dia mencapai objek statis tersebut. Jika hitungannya sudah mencapai tiga dan baru melewati objek statis tersebut, maka three second rule sudah terpenuhi.


(UDA)