Tunggakan Pajak 1.700 Mobil Mewah Mencapai Rp400 Miliar

Intan fauzi    •    Selasa, 22 Aug 2017 14:31 WIB
pajak
Tunggakan Pajak 1.700 Mobil Mewah Mencapai Rp400 Miliar
Rolls-Royce dan Lamborghini milik Raffi Ahmad ditagih pajaknya oleh Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta (BPRD) dan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. MI/ARYA MANGGALA

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta mencatat ribuan mobil mewah menunggak pajak kendaraan bermotor (PKB). Kepala BPRD DKI Edi Sumantri menyebut jumlah potensi pajak tertunggak mencapai ratusan miliar.

"Untuk nilainya itu dari 1.700 kendaraan kurang lebih Rp400 miliar," jelas Edi di Gedung Dinas Teknis, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Selasa 22 Agustus 2017.

Edi menjelaskan, kendaraan mewah dikenakan pajak signifikan. Akibatnya, potensi pajak pun sangat besar.

"Saya ilustrasikan, kalau kendaraan nilai jual kendaraan bermotornya (NJKB) Rp10 miliar, mobil pertama dikenakan 2 persen, maka Rp200 juta dikenakan pajak. Bayangkan ada mobil mewah dari 2012 sampai 2017 menunggak pajak," ungkap Edi.

Ia menegaskan akan mengejar pemilik mobil mewah yang menunggak pajak. Penunggak pajak itu terdiri dari berbagai kalangan, seperti publik figur, politikus, hingga pengusaha.

Besok, pihaknya berencana mengundang asosiasi pemilik mobil mewah. "Kita lakukan sosialisasi dulu pada mereka dan diberi kesempatan sampai 31 Agustus untuk imbau anggotanya lunasi pajak. Dan insentif dari kita, sanksi bunganya kita hapus sampai 31 Agustus," terang Edi.



 


(OJE)